Selfie lalu lompat ke sungai, Arfian hilang terseret arus

Rabu, 14 Februari 2018 03:00 Reporter : Nur Aditya
Selfie lalu lompat ke sungai, Arfian hilang terseret arus Lokasi kejadian Arfian tenggelam. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Andi Nur Arfian (22), dilaporkan hilang terseret arus anak sungai karang mumus (SKM), di bawah jembatan Betapus, Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/2) sore. Sebelum hilang, dia berpose selfie sambil melompat ke sungai.

Keterangan diperoleh, peristiwa itu, terjadi sekira pukul 16.30 WITA. Arfian bersama dengan 8 temannya asyik bermain di jembatan, yang berada di utara Samarinda.

Nahas saat dia berfoto selfie, bersama ketujuh temannya. Arfian melompat terjun bebas ke sungai, dari jembatan Betapus. Belakangan, di sungai, Arfian mencoba berenang ke pinggir sungai.

"Tapi korban ini ternyata tidak bisa berenang. Hanyut di sungai, lalu tenggelam," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Selasa (13/2) malam.

Di tengah Arfian yang terseret arus, dia sempat terlihat teman-temannya muncul ke permukaan di tengah sungai. "Tapi tenggelam lagi, sampai tidak terlihat lagi," ujar Octavianto.

Dijelaskan dia, pencarian di lokasi, selain melibatkan Basarnas yang kini bernama Kantor Pencarian dan Pertolongan, juga melibatkan relawan kebencanaan dan juga warga.

Sementara salah seorang relawan kebencanaan dari relawan Peduli Lingkungan (Pelik) kota Samarinda, Ferdi, juga membenarkan peristiwa itu. Korban yang tinggal di kawasan Bengkuring, Samarinda Utara, masih dicari unsur SAR gabungan.

"Awalnya selfie, dan lompat hendak mandi di bawah sungai. Coba berenang, tapi tidak bisa berenang," kata Ferdi. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Orang Hilang
  2. Tewas Tenggelam
  3. Samarinda
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini