Selama Ramadan, Pasien Rumah Sakit Jiwa Jambi Ikut Berpuasa
Merdeka.com - Selama bulan suci Ramadan, pasien gangguan kejiwaan rawat inap Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi juga menjalani ibadah puasa. Pasien-pasien yang telah menjalani rehabilitasi mental di RSJ itu menjalani ibadah puasa layaknya masyarakat pada umumnya.
"Sebagian pasien memang berpuasa, terutama pasien yang telah menjalani rehabilitasi mental," kata Humas RSJ Jambi Singgih Jarot Santoso seperti dilansir dari Antara, Jumat (24/5).
Hanya yang membedakan, dia mengungkapkan, yakni rutinitas yang dilakukan para pasien. Karena pasien-pasien RSJ itu juga menjalani rehabilitasi mental untuk memulihkan psikisnya.
Namun demikian, Singgih menjelaskan, tidak ada paksaan terhadap pasien di RSJ itu untuk menjalani ibadah puasa. Ibadah puasa tersebut dilakukan bagi pasien yang hendak berpuasa saja.
"Berpuasa bagi yang mau saja, karena jika dipaksakan akan berpengaruh terhadap psikis mereka, dengan kondisi yang berbeda mereka kan tidak diwajibkan untuk berpuasa," ujarnya.
Begitu juga dengan ibadah Salat Tarawih, hanya dijalankan bagi pasien yang ingin menjalankan. Sementara itu, pelayanan di RSJ itu selama Ramadhan tidak alami perubahan dari hari-hari biasa. Pelayanan kesehatan dibuka setiap hari kerja, dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.
Namun jika pemeriksaan yang dilakukan hingga pukul 12.00 lewat, maka pemeriksaan tetap dilanjutkan hingga selesai karena pemeriksaan terhadap pasien gangguan kejiwaan tersebut memakan waktu yang cukup lama.
"Di luar kegiatan program di RSJ ini ada dua pelayanan kesehatan, yakni pelayanan rawat inap dan rawat jalan, kedua-duanya berjalan seperti biasa," tutup Singgih.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya