Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selain 1 Mahasiswa Tewas, 15 Orang Luka saat Demo Ricuh di DPRD Sulawesi Tenggara

Selain 1 Mahasiswa Tewas, 15 Orang Luka saat Demo Ricuh di DPRD Sulawesi Tenggara Korban meninggal saat aksi unjuk rasa di DPRD Sultra. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara berakhir ricuh. Kericuhan memakan 1 korban jiwa dan 15 lainnya luka-luka. Rincian korban luka yaitu 11 dari mahasiswa, 1 orang staf DPRD dan 3 anggota Polri.

"Ya, saat ini sebanyak 15 orang, mahasiswa sebanyak 11 orang, kemudian 1 dari staf DPRD dan 3 dari anggota Polri," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Hary Goldenhart Santoso, Kamis (26/9).

Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan secara intensif. "Saat ini sedang dirawat mendapatkan perawatan karena luka-luka di beberapa bagian tubuh. Namun, kondisinya baik semua," ujarnya.

Sebelumnya, Seorang mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, R tewas saat melakukan aksi penolakan RUU KUHP di kompleks DPRR Kendari. Ia tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Korem.

"15.30 Wita ada korban dari mahasiswa, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Korem untuk dilakukan perawatan. Sampai di RS Korem korban dinyatakan oleh dokter meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Hary Goldenhart Santoso, Kamis (26/9).

Meninggalnya R, saat ini pihaknya sedang melakukan autopsi di Rumah Sakit Abu Nawas terhadap jenazah mahasiswa tersebut.

"Untuk penyebab daripada korban meninggal dunia saat ini sedang dilakukan autopsi di RS Abu Nawas yang dilakukan tim Dokter RS Abu Nawas bersama dengan tim Dokter dari RS Bhayangkara dan RS Korem," ujarnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP