Sekolah modeling di Bandung juga menjamur
Merdeka.com - Bandung gudangnya pelaku hiburan. Bandung gudangnya musisi. Bandung gudangnya kuliner. Bandung gudangnya fashion. Ungkapan itu tak jarang ada dibenak seseorang ketika mendengar Ibu Kota Jawa Barat tersebut.
Kota Kembang ini memang memiliki sejuta pesona. Selain karena keindahan alam yang mengitari kota dengan bentuk cekungannya, Bandung selalu identik dengan wanita cantiknya. Keelokan mojang Bandung kadang menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak yang bilang Bandung adalah tempat liburan untuk mencuci mata. Ya ulasan singkat itu memang menjadi gambaran paling sahih bahwa seniman atau pegiat hiburan yang ada di Ibu Kota berasal dari Bandung. Bandung pantas disebut kota artis.
Siapa yang tidak kenal Laudia Cintia Bella, Tina Talisa, Rachel Maryam Sayidina, Rianti Cartwright. Begitu juga dengan si kasep Rafi Ahmad, Coki Sitohang, Irfan Hakim. Nama itu hanyalah sebagian kecil yang sejak kecil berada di Bandung namun dapat sukses di Ibu Kota, Jakarta.
Namun kesuksesan mereka-mereka yang dapat menghasilkan gelontoran rupiah dari dunia hiburan, bukan semata diraih dengan mudah. Modal tampan atau pun cantik bukanlah jaminan. Menjadi sukses tanpa usaha itu hal mustahil. Tak sedikit dari mereka yang lahir dari sekolah model.
Dunia hiburan memang dianggap tidak akan ada matinya. Sadar Bandung penghasil bakat, sekolah entertainment mulai muncul di era tahun 2000-an. Maksudnya bukan cuma menampung wadah calon artis saja, tapi bagaimana artis memiliki kepribadian baik dan menumbuhkan rasa percaya diri ketika berada di hadapan orang banyak.
Oq Modelling School misalnya. Bisa dikatakan salah satu sekolah pencari bakat ini adalah bagian dari cikal bakal adanya sekolah model. Selain Bandung, Peragawati Okky Asokawati sang pendiri ini mendirikannya di Jakarta dan Surabaya. Banyak artis terlahir dari Jebolan Oq modeling school.
Lainnya GalaZema school. Sekolah model garapan artis Arzeti Bilbina ini adalah sebuah sekolah yang lebih memfokuskan kepada bidang Modeling, Akting dan Presenter TV.
Kepala Sekolah GalaZema School Yuyun Dewi RN mengatakan sekolah model tersebut didirikan pada 30 April 2009. Dasar pemikiran dibentuknya sekolah seni ini dilakukan melihat banyaknya peminat calon pelaku panggung hiburan.
"Bandung ini memang memiliki gudangnya talenta-talenta muda yang bisa diasah untuk dikembangkan. Kenapa tidak untuk mengembangkan dan benar antusiasmenya luar biasa," imbuh Yuyun kepada merdeka.com, membuka perbincangan beberapa waktu lalu.
Melihat peluang seperti itu, ia beserta pelaku usaha modeling school mengajak agar anak muda menyalurkan bakatnya ketimbang hanya menghabiskan waktu yang tidak berguna. Di sinilah kawah candradimuka para artis-artis lainnya lahir.
"Dengan adanya kesibukan, itu akan terhindarkan dari perbuatan negatif," jelasnya. Dia tak dapat memungkiri Bandung sebagai pemberi kontribusi terbesar para pelaku panggung hiburan.
Tak ingin rantai putus begitu saja, usaha jemput bola dilakukan bagi para pencari bakat. Cara itu juga dilakukan agar bagaimana caranya sekolah model ini tetap bisa memberikan eksistensinya.
"Selain kami lakukan materi di dalam kelas kami selalu bikin fashion show, di situ kami cari bibit-bibit untuk bisa juga disalurkan," ungkapnya.
Cara inilah menurutnya bibit Bandung sebagai penghasil artis terus berlanjut. Kerja sama dengan Production House (PH) terus dilakukan. Sejak didirikan 2009 lalu, ada lebih 300 jebolan artis polesan dari Arzeti cs. Ada yang jadi presenter, pemain film, bintang iklan dan lainnya.
Dia yakin modeling school yang dikelolanya baik kemarin, sekarang hingga akan datang tidak akan pernah mati. Kata dia, selagi dunia ini membutuhkan hiburan, sekolah wadah calon artis tetap akan dicari.
Di tempatnya, GalaZema menawarkan kelas modeling, akting dan presenting. Harga yang ditawarkan beragam untuk setiap kurikulumnya. mulai dari Rp 2,5 - Rp 5 juta. "Harga ini udah paket keseluruhan dalam seminggu ada dua pertemuan, dan itu hingga bisa akan kita salurkan paling tidak ikut casting," terangnya.
Dan yang membedakan dengan modeling school lainnya, tambah dia, artis Arzeti, Ruben Onsu, Ari Tulang, Joe Richard biasanya memberikan ilmunya langsung. "Mereka juga sharing dunia artisnya kayak apa agar menjadi motivasi tersendiri," tuturnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya