Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejumlah Rumah di Depok Rusak Diterjang Hujan Angin

Sejumlah Rumah di Depok Rusak Diterjang Hujan Angin Rumah rusak di Depok diterjang hujan angin. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Lebih dari delapan jam hujan mengguyur Kota Depok, Jawa Barat. Hujan yang turun sejak Senin malam kemarin disertai angin hingga menyebabkan sejumlah rumah warga rusak.

Setidaknya ada 15 rumah warga yang rusak akibat hujan angin semalam. Bagian yang rusak adalah atap rumah karena tertiup angin. Selain itu satu sekolah juga rusak karena gentengnya berjatuhan.

"Belasan rumah dan SMP Negeri 16 rusak parah akibat angin kencang di RT 02/3 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Sedangkan longsor terjadi di RT 04/05 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo, Selasa (25/2).

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok mencatat ada lima titik. Sementara untuk korban jiwa tidak ada. "Nihil (tidak ada) korban jiwa. Hanya kerusakan kerusakan. Itu pun sudah ditangani anggota Damkar dan Penyelamatan, Polres Metro dan Kodim Depok," ucapnya.

Selain di Cipayung Jaya, longsor juga terjadi di RW 03 dan 05 Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos. Kemudian di SD Negeri Mekar Jaya 30 di Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, dan rumah warga di Jalan Raya Keadilan, Kampung Rawa Denok, RW 12 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas.

"Jadi ada empat titik longsor bencana alam di Depok. Satu bencana angin puting beliung di wilayah Kelurahan Cimpaeun. Ada satu keluarga dengan empat orang diungsikan ke tempat aman," katanya.

Pihaknya sudah melakukan penanganan terkait bencana yang terjadi. "Semua peristiwa ini sudah kami tangani. Melihat cuaca warga harus waspada karena curah hujan tinggi. Kami ucapkan terima kasih kepada unsur masyarakat, dan aparat keamanan yang sudah membantu evakuasi bencana alam ini," terang Denny.

Sementara itu, puluhan personel TNI dan Polri diturunkan membantu warga terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Depok. TNI-Polri bergabung dengan elemen masyarakat lainnya untuk membersihkan puing-puing bangunan rumah warga. Mereka juga membersihkan puing atap SMP Negeri 16 Depok. Puluhan petugas gabungan yang membersihkan puing itu dipimpin oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto.

"Kegiatan (bersih-bersih) ini merupakan bentuk kepedulian kami atas musibah yang dialami warga," kata Danramil 06/Cimanggis Mayor Kav Imam Purwanto.

Imam mengatakan, puing puing rumah warga dan SMPN 16 Depok dibersihkan dan ditata sehingga terlihat rapi. Ia juga mengatakan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa (bencana angin puting beliung). Data yang kami himpun, ada lima belas rumah warga dan satu sekolah yang mengalami kerusakan," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP