Sejumlah Pegawai Terpapar Covid-19, Dispendukcapil Solo Ditutup 14 Hari

Kamis, 14 Januari 2021 01:01 Reporter : Arie Sunaryo
Sejumlah Pegawai Terpapar Covid-19, Dispendukcapil Solo Ditutup 14 Hari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Penularan kasus Cobid-19 di Kota Solo semakin mengkhawatirkan. Seperti yang terjadi di salah satu perkantoran di lingkungan kompleks Balai Kota Solo. Pemerintah setempat harus menutup sementara Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), setelah sejumlah pegawainya terpapar.

Ketua harian Satgas penanganan Cobid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, penutupan kantor Dispendukcapil dilakukan selama 14 hari. Terhitung mulai hari ini, 13-25 Januari 2021. Untuk sementara layanan administrasi dan kependudukan dilakukan secara online.

"Dispendukcapil tutup dulu sementara. Ada beberapa pegawai di sana yang kena Covid-19, jumlah pastinya berapa saya kurang tahu," ujar Ahyani, Rabu (13/1).

Sekretaris Daerah Kota Solo itu menjelaskan, layanan tatap muka di kantor Dispendukcapil sementara ditiadakan hingga beberapa waktu ke depan. Satgas Penangan Covid-19 akan melakukan sterilisasi kawasan kantor setempat serta melakukan tracing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu.

"Untuk sementara layanan adminduk secara online. Pengambilan berkas fisiknya bisa dilakukan di kantor kewilayahan (kelurahan atau kecamatan)," terangnya.

Ahyani mengimbau agar masyarakat tidak khawatir karena pelayanan tetap jalan. Hanya saja teknisnya yang berubah. Warga juga bisa mengurus di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Gladag.

Munculnya kasus Covid-19 di Kantor Dispendukcapil Solo juga diunggah melalui akun resmi media sosial. Mereka mengumumkan penutupan sementara waktu untuk layanan tatap muka mulai 13-25 Januari mendatang. Permohonan pembuatan dokumen tetap dilayani secara online melalui website resmi "Dukcapil Dalam Genggaman".

Selanjutnya jika hasilnya sudah keluar maka dokumen bisa diambil di kecamatan masing-masing.

"Hasil koordinasi dengan Sekda, layanan sementara dilakukan online, dan pengambilan dokumen bisa diambil di kecamatan domisili pemohon. Mohon doanya semoga karyawan yang positif corona bisa segera diberi kesembuhan," terang Kepala Dispendukcapil Solo, Yuhanes Pramono dalam pengumuman resminya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini