Sejak pagi kumpul di Balai Kota, relawan klaim kantongi 1.200 KTP

Kamis, 11 Mei 2017 11:48 Reporter : Sania Mashabi
Sejak pagi kumpul di Balai Kota, relawan klaim kantongi 1.200 KTP Relawan antre berikan KTP. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Relawan peduli Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkumpul di depan halaman Balai Kota Jakarta untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bentuk petisi untuk meminta kepada majelis hakim menagguhkan penahanan dari Gubernur DKI Jakarta non-aktif tersebut.

Menurut ketua relawan Ke2ja4BADJA, Natalia, sejak pagi tadi (11/5) saat ini sudah ada 1200 KTP yang terkumpul dari seluruh warga Indonesia yang ikut berkumpul di depan Balai Kota.

"Dari pagi sekitar 1.200 KTP sudah terkumpul dan target kita secepatnya bisa sampai 10.000 KTP dan ini bukan hanya dari warga Jakarta saja tapi juga dari luar Jakarta juga ada," kata Nathalia, di depan Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/5).

Salah satunya Eni (54)yang berasal dari Surabaya. "Saya dari Surabaya, saya melihat Pak Ahok orang yang bersih saya juga mau menyebarkan formulir (pengumpulan KTP) ini ke Surabaya. Saat kita harus bersuara agar ada keadilan hukum di Indonesia," ujarnya.

Natahalia mengungkapkan bahwa ini sebagai bentuk petisi untuk minta penagguhan penahanan dari Ahok, permohonan Judicial Review (penijauan kembali) pasal 156 dan 156a penistaan agama, serta meminta Polisi dan pemerintah untuk menindak tega individu, partai dan Ormas yang menodai pancasila.

"Sampe Uni Eropa Asean mengecam kejadian Ahok diperjarakan. Tuntutan perintah menindak tegas ormas atau partai yang mau menganti dasar negara kita yang bikin kacau bukan Ahok," ungkapnya.

Tidak hanya mengumpulkan KTP, tim relawan Ke2ja4BADJA juga akan melakukan aksi long march dari Balai Kota sampai dengan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). "Pada tanggal 20 Mei tepat pada hari Kebangkitan Nasional kami akan long march dari Balai Kota sampai MK," pungkasnya.

Diketahui sejak kemarin, relawan Badja juga sudah mulai mengumpulkan KTP di Balai Kota. Aksi ini digelar karena para relawan merasa jagoannya di Pilgub DKI itu diperlakukan tidak adil. Apalagi Ahok selama ini dinilai sudah kooperatif memberikan keterangan terkait kasusnya.

"Kita enggak terima sampai kalau Ahok ditahan dipenjara beliau enggak mungkin kabur. Jangan diperlakukan enggak manusiawi. Selama ini kooperatif dipanggil datang kenapa sampai begitu enggak manusiawi dia kan berjasa dan berprestasi masih enggak dilihat, yang kita rasakan enggak adil." [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini