Sedang Istirahat di Gubuk Kebunnya, Sarno Tersambar Petir Hingga Tewas

Selasa, 2 April 2019 02:03 Reporter : Abdullah Sani
Sedang Istirahat di Gubuk Kebunnya, Sarno Tersambar Petir Hingga Tewas Ilustrasi petir. ©Shutterstock.com/ paul prescott

Merdeka.com - Sarno (64) tewas tersambar petir saat istirahat di gubuk sekitar kebunnya di Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, ‎Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (1/4) sekitar pukul 06.30 WIB. Ketika itu, Sarno hendak menanam kacang dan berteduh karena hujan.

Kapolsek Bengkalis AKP Meitertika mengatakan, jenazah petani yang berdomisili di Jalan Wonosari, Desa Wonosari itu ditemukan tetangganya, Suryati sekitar pukul 07.15 WIB. ‎Saat itu petir besar terjadi 2 kali.

"Korban meninggal dunia diduga akibat tersambar petir, sekitar pukul 06.30 WIB memang terjadi dentuman keras suara petir di Desa Wonosari. Jasad korban ditemukan kondisi tiang gubuk dalam keadaan mengenaskan," ucap Meitertika kepada merdeka.com.

Awalnya, Suryati keluar rumah untuk mengantar anaknya pergi ke sekolah. Saat itu terlihat korban sedang terbaring di pondok dengan posisi terlentang dengan kaki bergantung.

"Melihat kondisi korban seperti itu, Suryati langsung berlari menuju rumah korban yang berjarak lebih kurang 100 meter dari lokasi untuk memberitahu tetangga korban, Tofik dan istri korban," ucapnya.

Mendengar berita tersebut, Tofik langsung pergi ke gubuk untuk melihat kondisi korban dan memanggil korban namun tidak ada respons. Lalu Tofik memberitahukan kepada warga setempat. Korban langsung dibawa ke rumah duka dan dilakukan pemeriksaan oleh mantri atau perawat.

"Dari keterangan perawat berbama Juli Triono, bahwa korban meninggal dunia lebih kurang 30 menit dengan kondisi luka bakar di bagian kepala," jelasnya.

Menurut keterangan anak korban Mustakim, dia diberitahu tetangganya bahwa ayahnya disambar petir. Kemudian, Mustakin menuju ke lokasi dan melihat posisi ayahnya terbaring di lantai gubukan kebun dengan kondisi mengalami luka bakar di bagian kepala.

"Pihak keluarga korban sudah ikhlas terkait kematian korban dan tidak melakukan visum atau autopsi ke rumah sakit," terangnya.

Petugas kepolisian dan perangkat desa setempat melakukan pengurusan jenazah korban. Jenazah dikebumikan di makam muslim di Jalan Wonosari Barat, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Tersambar Petir
  2. Bengkalis
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini