Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum racuni Shendy dan Sanusi, Anton sempat borong kopi

Sebelum racuni Shendy dan Sanusi, Anton sempat borong kopi Tersangka Anton memperagakan tipuan asap keluar dari tangan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Warung kopi di dekat tempat tinggal tersangka pembunuhan dua pria di Depok, Anton di Jalan M Yuzuf, Sukmajaya kini menjadi perbincangan warga sekitar. Sebab warung yang beroperasi 24 jam itu adalah tempat di mana Anton membeli kopi untuk membunuh Shendy dan Sanusi. Warung kopi itu berjarak sekitar 500 meter dari tempat tinggal Anton.

Dari penuturan penjual kopi, Anton sering nongkrong di warung itu. Beberapa kali Anton kerap ngopi sambil menikmati gorengan atau makanan lainnya. Biasanya Anton tidak terlalu lama jika nongkrong di warung itu.

Jamaludin, penjual kopi mengaku dirinya kaget ketika mengetahui Anton menjadi pelaku pembunuhan. Pasalnya pada Jumat (30/9) Anton sempat dua kali mampir ke warung. "Pas siang dia ke sini tapi yang ngelayanin bukan saya. Sekitar jam 2 siang," kata Jamal, Kamis (6/10).

Dirinya menceritakan bahwa siang itu Anton juga bersama temannya yang diketahui bernama Seffi Rosa Winudin. Setelah ngopi, keduanya pergi. Namun pada malam harinya Anton datang lagi untuk membeli tiga bungkus kopi. Saat itu dia meminta juga tiga gelas plastik. "Jam 7 malam datang lagi beli kopi 3 dibungkus," ceritanya.

Dia juga membeli gorengan serta es teh manis yang diminum di warung. Total yang dibelinya Rp 22 ribu. "Uangnya Rp 50 ribu terus kembalian. Habis itu pergi naik mobil sama temannya," akunya.

Sejak saat itu Jamal tidak pernah lagi melihat Anton. Dia baru tahu Anton membunuh setelah ramai diberitakan. "Kaget ya orang baru beli kopi kemarin. Saya sih enggak kenal banget, cuma beberapa kali pernah ke sini," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP