Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum meninggal Adnan Buyung tulis wasiat di kertas, begini isinya

Sebelum meninggal Adnan Buyung tulis wasiat di kertas, begini isinya Adnan Buyung Nasution meninggal. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pengacara kawakan, Adnan Buyung Nasution meninggal di RS Pondok Indah, Jakarta Pukul 10.15 tadi. Adnan meninggal akibat sakit fungsi ginjal yang menurun.

Sebelum meninggal, Putra Ketiga Adnan Buyung Nasution, Rasyid Alam Perkasa Nasution mengatakan, ayahnya sempat menuliskan beberapa pesan kepada keluarga dan anak-anaknya.

Rasyid mengatakan, pesan tersebut ditulis di secarik kertas karena ayahnya sulit berkomunikasi lantaran menggunakan alat bantu pernapasan.

"Lanjutkan perjuangan ayah terutama membela masyarakat miskin. Lanjutkan perjuangan di LBH untuk rakyat miskin yang tertindas, perjuangkan masalah HAM dan demokrasi," kata Rasyid di Rumah Duka Jalan Poncol Lestari No.7 Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa, (23/9).

Selain pesan untuk terus berjuang dalam masalah HAM, ia menuturkan, ayahnya sempat membaca zikir dan membacakan dua kalimat syahadat.

"Karena susah berkomunikasi, ayah juga menulis zikir dan dua kalimat syahadat di kertas," tandasnya.

Pendiri Lembaga Bantuan Hukum ini meninggalkan seorang Istri, 3 orang anak, 11 orang cucu dan 5 orang Cicit di usia yang ke 81 tahun.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP