Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum ditemukan tewas di kolam ikan, Mahasiswa Unhas diduga dianiaya

Sebelum ditemukan tewas di kolam ikan, Mahasiswa Unhas diduga dianiaya Mahasiswa Unhas ditemukan tewas. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kematian Ahmad Taqwa (22) yang ditemukan tewas di dalam kolam ikan terus diusut. Diduga, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) dianiaya hingga tewas.

Plt Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika mengatakan penyelidik memaksimalkan temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Beberapa fakta yang didapat antara lain, licinnya dasar kolam ikan. Kemudian, ada beberapa pinggir kolam yang pecah. Diduga, pecahan tersebut akibat pijakan kaki korban sebelum terjerembab ke dalam kolam yang kedalamannya hanya sebetis orang dewasa.

Kemudian, mulut korban mengeluarkan busa. Namun, dugaan korban pemakai narkoba gugur setelah dilakukan pemeriksaan.

"Ada sejumlah fakta yang ditemukan di lokasi kejadian namun tetap tidak menggugurkan dugaan adanya indikasi penganiayaan pada korban. Itu semua masih pendalaman kami," kata Diari saat dikonfirmasi, Jumat (24/8).

Selain itu, Diari mengakui jika penyelidikan terkendala penolakan keluarga korban untuk dilakukan autopsi.

"Ini kita lakukan olah TKP lagi untuk lebih mendalami walaupun kami terhambat di keluarga korban yang tidak mau dilakukan autopsi padahal autopsi sangat penting untuk menemukan penyebab kematian korban," katanya.

Saksi M Sadiq (25) sepupu korban yang pertama kali jasadnya telah diperiksa polisi.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan tak bernyawa di dalam kolam ikan di rumahnya Jalan Kerabat No 1, Desa Kera Kera, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis malam, (23/8) pukul 22.45 Wita.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP