Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok Jakut, Botol Air Mineral Jadi Barang Bukti

Botol air mineral dijadikan barang bukti satu keluarga tewas di Tanjung Priok, Jakut.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok Jakut, Botol Air Mineral Jadi Barang Bukti
Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok Jakut, Botol Air Mineral Jadi Barang Bukti (Merdeka.com)

Kepolisian masih mendalami penyebab meninggalnya satu keluarga yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 No 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tiga korban yang meninggal dunia masing-masing Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana mengatakan, pihaknya menerima laporan warga terkait temuan tiga jenazah di dalam kontrakan tersebut.

Mendapatkan informasi itu, aparat kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Jakarta Utara.

“Betul bahwa ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di sebuah kontrakan di sini,” ujar Seno kepada wartawan, Jumat (2/1).

Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiga korban ditemukan tidak berada dalam satu ruangan. Satu jenazah ditemukan di ruang tamu, sementara dua lainnya berada di kamar yang berbeda.

Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi botol air mineral, ponsel milik korban, serta sisa bungkus makanan yang ditemukan di tempat sampah.

“Barang bukti yang kita amankan barang-barang yang ada di sekitar TKP berupa botol minuman kemudian juga ada beberapa bekas makanan dan juga ada ponsel korban dan barang-barang lainnya yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar Seno.

“Botol air mineral, air mineral yang dikemas dalam kemasan botol,” sambungnya.

Dari pengamatan awal secara kasat mata, polisi mendapati adanya busa yang keluar dari mulut ketiga jenazah. Namun, penyebab kematian belum dapat dipastikan.

“Untuk saat ini masih kita dalami terkait dengan penyebab kematian dari para jenazah tersebut dan saat ini jenazah sudah kami bawa ke RS Polri. Dari pemeriksaan awal dari kasat mata, keluar busa dari mayat tersebut,” kata Seno.

Sementara itu, satu anggota keluarga lainnya ditemukan dalam kondisi hidup dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja.

“Betul ada satu korban juga yang kondisinya masih dirawat di Rumah Sakit Koja, saat ini sedang dalam proses penanganan oleh dokter,” tandasnya.

Rekomendasi