Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu kantung mayat disiapkan untuk potongan tubuh bomber yang tercecer di Polrestabes

Satu kantung mayat disiapkan untuk potongan tubuh bomber yang tercecer di Polrestabes Bom Polrestabes Surabaya. ©Istimewa

Merdeka.com - Banyak wartawan yang mempertanyakan lima kantung jenazah yang dibawa polisi pasca bom bom di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5). Padahal disampaikan hanya empat korban tewas saja dan semuanya adalah terduga pelaku atau bomber.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera memberi penjelasan. Tambahan satu kantung jenazah itu digunakan untuk mewadahi serpihan-serpihan tubuh pelaku yang bercecer.

"Jadi banyak yang tanya kenapa ada 5 kantung mayat itu. Satunya kami pakai untuk bagian tubuh yang tercecer," jelasnya.

Sementara keempat lainnya, untuk bagian tubuh korban yang masih utuh.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, keempat pelaku berboncengan dengan dua motor, ditambah satu anak korban yang selamat.

"Anak itu langsung kami rujuk ke Rumah Sakit PHC Surabaya," tuturnya.

Begitu pula dengan 4 polisi dan 6 warga sipil yang terluka langsung dirujuk ke rumah sakit.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP