Sarapan soto di Solo, Sandi seloroh tempenya tak setipis ATM
Merdeka.com - Usai menerima nomor urut dari KPU dalam Pilpres 2019, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahudin Uno langsung terbang ke Solo. Dia mengunjungi PKL (Pedagang Kaki Lima) di Solo, Sabtu (22/9).
Sandi ditemani Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sofyan Anif.
Kedua tokoh tersebut bersama rombongan tiba di Pasar Kembang sekitar pukul 08.20 WIB. Usai bersalaman dengan sejumlah PKL dan warga, Sandi langsung menuju warung Soto Pak Timbul. Bersama Zulkifli, dan lainnya, mereka lahap menyantap soto ayam kampung.
Kesempatan langka tersebut dimanfaatkan warga untuk berswafoto dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sesekali Sandiaga yang memegang tempe mengatakan bahwa tempe di Solo tak setipis kartu ATM.
"Ini tempenya tidak setipis ATM. Saya baru pertama kali ini mencoba soto bersama bang Zul (Zulkifli Hasan), dan rasanya ini maknyus sekali," seloroh Sandi, disambut tertawa warga.
Sandi mengatakan, selama ia lebih suka makan soto Gading atau soto Kirana. Namun kali ini ia ingin mencicipi soto Pak Timbul, yang harganya hanya Rp 5000 per mangkuk.
"Sotonya tadi murah sekali, hanya Rp 5.000. Pak Timbul bilang, kalau harga dinaikkan tidak ada yang membeli. Makanya dia kurangi porsinya tapi harga tetap," katanya.
Kepada wartawan, Timbul mengaku terkejut dengan kedatangan Sandiaga Uno ke warungnya. Ia tidak menyangka, warung soto miliknya yang ada di pinggir jalan tersebut akan didatangi oleh Cawapres.
"Saya sangat kaget, nggak nyangka kalau mau dikunjungi cawapres. Kalau soto saya memang dari dulu harganya cuma segitu, Rp 5.000 saja," katanya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya