Sandiaga mengaku tak tahu namanya masuk di Paradise Papers
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku belum mengetahui soal namanya terdapat dalam laporan Paradise Papers yang dipublikasikan Konsorsium Wartawan Investigasi Internasional (ICIJ). Sejumlah nama tercantum dalam laporan tersebut.
"Belum dapat laporan saya," kata Sandi usai pelantikan anggota DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (7/11).
Sandi mengakui sudah melaporkan seluruh aset yang dia miliki ke KPK. Terkahir kata dia akhir bulan sudah melakukan laporan e-LHKPN.
"Tidak ada yang tertinggal dan semuanya tidak ada yang tercecer. Semuanya sudah di laporkan," tegas dia.
Gubernur Anies Baswedan juga menekankan bahwa wakilnya rajin untuk melaporkan harta kekayaannya. Hal tersebut kata dia bisa jadi contoh untuk para pejabat lainnya
"Ini catatan tidak banyak seperti ini. Bang sandi melaporkan LHKPN 3 bulan sekali," ungkap Anies.
Sebelumnya, akhir pekan kemarin, ICIJ menerbitkan dokumen yang disebut Paradise Paper. Dokumen itu menyebutkan nama sejumlah perusahaan yang disinyalir mencoba menghindari pajak.
Salah satu tokoh yang disebutkan adalah Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dalam laporan Bloomberg, Direktorat Jenderal Pajak menyatakan akan menyelidiki nama Prabowo sebagai direktur perusahaan hukum yang berkedudukan di Bermuda, negara koloni Inggris.
Selain Prabowo, ada nama Sandiaga Uno. Sandiaga memiliki perusahaan offshore bernama N.T.I. Resources. Ia juga pernah tercatat memiliki beberapa perusahaan cangkang di British Virgin Islands dalam dokumen Panama Papers. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya