Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Setya Novanto 'terselip lidah' baca sumpah jabatan Ketua DPR

Saat Setya Novanto 'terselip lidah' baca sumpah jabatan Ketua DPR Setya Novanto jadi pembicara di Parlemen. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto resmi kembali menjabat sebagai ketua DPR. Setnov menggantikan Ade Komarudin yang baru saja diberhentikan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Setnov pun langsung dilantik oleh Plh Ketua Mahkamah Agung Suhardi.

Saat pelantikan berlangsung, Setnov sempat beberapa kali 'terselip lidah' saat mengikuti sumpah jabatan yang dibacakan Suhardi. Setnov salah mengikuti kalimat sumpah jabatan yang berbunyi 'memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa, dan negara kesatuan negara Republik Indonesia'.

"Dan negara kesatuan Republik Indonesia," kata Suhadi membacakan kalimat terakhir sumpah jabatan Ketua DPR, Rabu (30/11).

"Dan kesatuan Republik Indonesia," kata Setya mengikuti.

Karena salah mengucapkan kalimat itu, Suhardi mengulangi kembali kalimat tersebut agar dibaca Setnov dengan benar. Namun, Setnov kembali salah ucap.

"Ulangi, dan negara kesatuan Republik Indonesia," jelas Suhardi.

"Dan kepentingan negara kesatuan Republik Indonesia," ujar Setya.

Hingga akhirnya, Suhardi untuk kedua kali membenarkan kalimat terakhir sumpah jabatan Setya.

"Ulangi, dan negara kesatuan Republik Indonesia," kata Suhadi.

"Dan negara kesatuan Republik Indonesia," ucap Setya diiringi tepuk tangan 402 anggota DPR yang hadir.

Berikut, isi lengkap sumpah jabatan Ketua DPR:

Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai ketua dewan perwakilan rakyat dengan sebaik-baiknya, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945.

Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan.

Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional, demi kepentingan bangsa, dan negara kesatuan negara Republik Indonesia.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP