Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Amankan Demo Mahasiswa di Kendari, Brigadir AM Tembakan Senjata ke Kiri-Kanan

Saat Amankan Demo Mahasiswa di Kendari, Brigadir AM Tembakan Senjata ke Kiri-Kanan Korban meninggal saat aksi unjuk rasa di DPRD Sultra. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi Koboi Brigadir AM saat amankan demo mahasiswa di Kendari terekam kamera pengawas alias CCTV. Dalam rekaman, terlihat Brigadir AM menembakan senjata ke arah atas kiri dan kanan.

Hal itu diungkap Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal.

"Berdasarkan rekaman CCTV dan uji balistik memang identik dan ditembakkan ke arah atas kiri dan kanan," tutur Iqbal saat dihubungi, Jumat (8/11).

Brigadir AM kini dibawa ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Termasuk juga melalui masa tahanan di sana.

"Iya hari ini dibawa ke Bareskrim untuk pemeriksaan karena dari proses penyelidikan hingga pelimpahan ke JPU nanti ditangani Bareskrim," jelas d Iqbal.

Brigadir AM dikenakan Pasal 351 ayat 3 dan atau 359 KUHP subsider Pasal 360.

2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Tewas Saat Demo

Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, tewas diduga terkena tembakan dan dipukuli saat mengikuti demonstrasi menolak RUU KUHP dan UU KPK, Kamis (26/9). Kedua korban bernama La Randi dan Muh Yusuf Kardawi.

Korban bernama La Randi tewas ditembak. Sedangkan kematian Yusuf Kardawi belum diketahui penyebabnya. Namun hasil investigasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sejak 26 September 2019 menemukan banyak fakta-fakta baru terkait kematian dua mahasiswa tersebut.

Kematian Diduga Ditembak dan Dipukuli

Hasil laporan investigasi KontraS menunjukkan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Muh Yusuf Kardawi yang tewas saat demonstrasi diduga terkena tembakan baru dipukuli.

"Kalau kita lihat polisi banyak fokus pada peristiwa (penembakan) La Randi, tetapi kami menduga Yusuf juga. Namun, kami belum tahu apakah itu tembakan langsung atau serpihan proyektil," ujar Kepala Divisi Pembelaan Hak Asasi Manusia KontraS Arif Nur Fikri.

Muh Yusuf Kardawi Ditembak Pertama

Dua mahasiswa UHO tewas setelah mengikuti demonstrasi pada 26 September 2019. Korban bernama La Randy tewas tertembak di bagian dada sebelah kanan. Sedangkan kematian Yusuf Kardawi belum diketahui penyebabnya.

Namun, menurut hasil investigasi KontraS, Yusuf Kardawi juga tewas diduga tertembak. Karena diduga penembakan pertama terjadi kepada Yusuf Kardawi di pintu samping Dinas Ketenagakerjaan, baru disusul penembakan kepada La Randi yang berjarak ratusan meter dari Yusuf Kardawi.

Proses Penyelamatan Diduga Dihalangi Polisi Berpakaian Preman

Mengetahui dua orang terluka tembak, salah satu saksi berinisiatif membantu. Namun ketika hendak menolong, saksi tersebut merasa terancam dengan senjata api yang diarahkan kepadanya oleh diduga aparat kepolisian berpakaian preman.

"Saat dia lari dia lihat Randi jatuh tertembak. Ini dikonfirmasi oleh saksi lain. Ada polisi keluar lewat kantor Dinas Ketenagakerjaan menghampiri Yusuf dan melakukan pemukulan," kata Kepala Divisi Pembelaan Hak Asasi Manusia KontraS Arif Nur Fikri.

Reporter: Nanda Perdana

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP