Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rusak dan bakar motor polisi, 18 mahasiswa Makassar masih buron

Rusak dan bakar motor polisi, 18 mahasiswa Makassar masih buron Mahasiswa bakar motor. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar masuk dalam DPO atau buronan polisi terkait kasus pembakaran dan pengerusakan tujuh motor polisi saat aksi demonstrasi 28 Oktober 2016.

Unjuk rasa peringatan hari sumpah pemuda di depan kampus Unismuh di Jalan Alauddin, Makassar berujung bentrok antara mahasiswa dengan petugas kepolisian. Sejumlah mahasiswa membakar enam unit motor dinas polisi yang terparkir di emperan toko saat dikejar oleh mahasiswa.

Satu unit lagi dirusak dan dibuang ke dalam got. Sejumlah mahasiswa jadi buronan polisi. Setelah 27 hari pasca kejadian, empat orang mahasiswa berhasil diringkus saat tertidur lelap di indekosnya.

"Hingga hari ini sembilan orang mahasiswa sudah ditangkap dan jalani pemeriksaan. Empat diantaranya ditahan dan berkasnya menunggu pelimpahan ke Kejari. Saat ini kita kejar lagi 18 orang," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Musbagh Niam.

Ke empat mahasiswa tersebut masing-masing Pm, (17), Rb, (22), Al, (23) dan Jl, (22). Mereka diringkus polisi Rabu (23/11) lalu. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP