RSUD Wamena Hadirkan Layanan Antar Pasien Gratis 'Nit Uma Luok' untuk Warga Papua Pegunungan

RSUD Wamena meluncurkan program 'Nit Uma Luok', sebuah layanan antar pasien pulang dan jenazah gratis. Inisiatif ini bertujuan memastikan pelayanan optimal bagi pasien, khususnya Orang Asli Papua (OAP), hingga kembali ke rumah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
RSUD Wamena Hadirkan Layanan Antar Pasien Gratis 'Nit Uma Luok' untuk Warga Papua Pegunungan
RSUD Wamena meluncurkan program 'Nit Uma Luok', sebuah layanan antar pasien pulang dan jenazah gratis. Inisiatif ini bertujuan memastikan pelayanan optimal bagi pasien, khususnya Orang Asli Papua (OAP), hingga kembali ke rumah. (AntaraNews)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah meluncurkan sebuah layanan inovatif. Layanan ini memungkinkan pasien dan keluarga diantar kembali ke rumah secara gratis setelah menjalani perawatan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala RSUD Wamena, dr. Charles C. Ratulangi, membenarkan adanya program pengantaran pasien ini. Program tersebut diberi nama “Nit Uma Luok” sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Layanan ini menjadi sarana penting untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang optimal hingga proses kepulangan mereka.

Program “Nit Uma Luok” ini dirancang khusus untuk pasien rawat inap Orang Asli Papua (OAP) yang telah dinyatakan sembuh oleh dokter dan diperbolehkan pulang. Tujuan utamanya adalah mengantar pasien dan keluarga dengan aman dan tanpa biaya ke rumah masing-masing. RSUD Wamena berupaya memastikan bahwa setiap pasien OAP memperoleh pelayanan yang optimal, mulai dari perawatan di rumah sakit hingga kembali ke lingkungan keluarga mereka.

Plt Kepala RSUD Wamena, dr. Charles C. Ratulangi, secara langsung mengonfirmasi keberadaan program “Nit Uma Luok” ini. Beliau menjelaskan bahwa layanan ini merupakan fasilitas transportasi yang disediakan oleh rumah sakit. Tujuannya adalah untuk mengantar pasien rawat inap Orang Asli Papua (OAP) yang telah sembuh atau diizinkan pulang oleh dokter.

Program “Nit Uma Luok” adalah wujud nyata dari upaya RSUD Wamena untuk memberikan pelayanan terbaik. Layanan ini memastikan pasien dan keluarganya dapat kembali ke rumah dengan aman dan gratis. Hal ini sejalan dengan visi rumah sakit untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional.

Tidak hanya pengantaran pasien, layanan ini juga mencakup pengantaran jenazah secara gratis hingga ke rumah duka. Ini menunjukkan komitmen RSUD Wamena dalam memberikan dukungan komprehensif kepada masyarakat. Layanan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pasien di masa sulit.

Saat ini, program “Nit Uma Luok” difokuskan untuk melayani wilayah Kota Wamena dan sekitarnya. Pengantaran jenazah juga terbatas pada area Distrik Wamena dan wilayah di sekitarnya. RSUD Wamena secara bertahap akan mengevaluasi kebutuhan dan potensi pengembangan layanan ini.

dr. Charles menyatakan bahwa program yang baru dilaksanakan ini akan terus dievaluasi. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan di masa mendatang. Harapannya, layanan ini dapat diperluas ke 39 distrik lainnya di Kabupaten Jayawijaya.

Inisiatif ini merupakan langkah maju dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di Papua Pegunungan. RSUD Wamena berupaya keras untuk memastikan akses dan kenyamanan pasien. Mereka berkomitmen untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi