Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kini memperkuat sistem rujukan kesehatan gigi dan mulut. Langkah strategis ini mencakup 28 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Banjarmasin.
Penguatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi. Inisiatif ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas pelayanan gigi dan mulut secara signifikan.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menjelaskan bahwa penguatan dilakukan melalui sosialisasi intensif. Sosialisasi ini melibatkan tenaga kesehatan sebagai bagian penting dari rangkaian pembinaan di puskesmas.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Koordinasi dan Alur Rujukan Efektif
drg. Mashuda menegaskan bahwa koordinasi yang kuat antara rumah sakit rujukan dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama adalah kunci. Ini merupakan langkah esensial untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan gigi dan mulut bagi seluruh masyarakat. Sosialisasi yang diberikan memastikan seluruh tenaga kesehatan di puskesmas memahami prosedur dan alur rujukan yang benar.
Dengan pemahaman yang seragam, pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera memperoleh pelayanan yang sesuai dan tepat waktu. Sistem rujukan yang terkoordinasi dengan baik akan mempercepat akses pasien ke layanan spesialistik. Hal ini juga menjamin bahwa penanganan medis diberikan secara optimal sesuai kebutuhan individu pasien.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai alur rujukan pasien. Mereka juga diperkenalkan dengan beragam jenis layanan yang tersedia di RSGM Gusti Hasan Aman. Selain itu, mekanisme koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan dibahas untuk mendukung proses rujukan yang lebih efektif dan efisien.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Kolaborasi dan Program JARGON
RSGM Gusti Hasan Aman secara berkelanjutan berkomitmen untuk membangun kolaborasi erat dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini merupakan bagian integral dari strategi besar untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berkesinambungan.
drg. Mashuda berharap sinergi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan dapat terus ditingkatkan. Ketika komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih efektif, efisien, dan berkualitas. Pada akhirnya, masyarakat sebagai penerima layanan akan merasakan manfaat terbesar dari peningkatan ini.
Kegiatan sosialisasi ini dirancang secara interaktif, meliputi pemaparan materi serta sesi diskusi yang mendalam. Berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan rujukan di lapangan dibahas secara terbuka. Masukan berharga dari para peserta menjadi bahan evaluasi penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Advertisement
Lebih lanjut, drg. Mashuda mengungkapkan keinginan kuat untuk memperkuat implementasi program JARGON. JARGON, atau Jejaring Kelembagaan Promosi dan Layanan, adalah upaya strategis untuk meningkatkan kolaborasi antar fasilitas kesehatan. Program ini berfokus pada dukungan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang profesional, terintegrasi, serta berorientasi pada keselamatan pasien di Kalsel.
Sumber: AntaraNews