RS Karantina Covid-19 di Sulbar Dipagari Kawat Berduri
Merdeka.com - Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Barat yang menjadi tempat karantina para pasien positif COVID-19 diperketat dan diberikan pengamanan khusus berupa kawat berduri oleh Polisi.
Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan, SIK mengatakan rumah sakit diperketat pengamanannya dengan dilakukan pemasangan kawat berduri Brimob Polda Sulbar.
Ia mengatakan, pemasangan kawat berduri tersebut sebagai upaya menjaga orang agar tidak terkontaminasi atau tidak terpapar virus.
Selain itu, pemasangan kawat ini juga ditujukan untuk menambah tingkat keamanan sehingga tidak sembarangan orang yang masuk rumah sakit regional sebagai ruang isolasi para pasien COVID-19
"Terdapat satu pintu diruang masuk rumkit regional dan dipastikan semua akan diperiksa dengan ketat tanpa terkecuali, apabila memasukinya," katanya, Minggu (12/4).
Ia menyampaikan, terkait informasi yang beredar di masyarakat agar tidak dipercaya begitu saja, dan jangan dishare begitu saja di media sosial.
"Jika perlu tanyakan langsung pada sumbernya untuk memastikan setiap keabsahan informasi yang didapatkan, jangan sampai akibat ulah kita yang suka main share begitu saja membuat kepanikan berlebihan di tengah masyarakat yang berakibat pada penyebaran COVID-19," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya