Rp27 Juta untuk Gizi Anak! PT Timah Salurkan Bantuan Nutrisi Cegah Stunting ke BKKBN Babel
PT Timah Tbk menyalurkan bantuan nutrisi cegah stunting senilai Rp27 juta kepada BKKBN Babel. Dana ini akan disalurkan ke 90 keluarga di 6 kabupaten/kota. Simak detail lengkapnya!
Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menerima dukungan signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Babel baru-baru ini menerima bantuan nutrisi dari PT Timah Tbk. Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk memperkuat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di wilayah tersebut.
Bantuan yang diberikan oleh PT Timah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berupa dana tunai sebesar Rp27 juta. Dana tersebut secara khusus dialokasikan untuk penyediaan makanan sehat. Inisiatif ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Menurut Kepala BKKBN Provinsi Babel, Fajar Sentosa, bantuan ini akan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung. Fokus utama penyaluran adalah kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting.
Dukungan PT Timah untuk Program Genting BKKBN Babel
Bantuan dana sebesar Rp27 juta dari PT Timah Tbk ini akan dikonversi menjadi makanan sehat. Makanan bergizi tersebut nantinya akan disalurkan kepada 90 keluarga yang terdaftar dalam program Genting. Keluarga penerima manfaat tersebar di enam kabupaten/kota di Bangka Belitung.
Enam wilayah tersebut meliputi Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Belitung Timur. Kepala BKKBN Provinsi Babel, Fajar Sentosa, mengungkapkan, "Kabupaten Bangka Selatan menjadi fokus kita, karena paling tinggi jumlah stuntingnya dan penduduk miskin juga cukup banyak." Prioritas ini menunjukkan pendekatan yang terukur dalam penanganan stunting.
Staf TJSL PT Timah Tbk, Triono Chandra, menyatakan bahwa ini adalah kali pertama PT Timah mendukung program Genting melalui BKKBN Babel. "Kami memberi bantuan ke BKKBN Babel dari program Aspek Kesehatan TJSL PT Timah Tbk, kami harapkan bantuan ini bermanfaat dan tepat sasaran," ujarnya. Bantuan ini diharapkan dapat menjangkau keluarga yang paling rentan.
Fokus bantuan ini ditujukan bagi keluarga stunting yang tidak mampu, terutama yang kepala keluarganya bekerja serabutan atau tidak bekerja sama sekali. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada anak yang mengalami stunting dari keluarga-keluarga tersebut. PT Timah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan serupa jika kondisi perusahaan membaik.
Strategi Komprehensif Pencegahan Stunting di Babel
Selain bantuan nutrisi untuk program Genting, PT Timah Tbk juga memiliki inisiatif lain dalam mendukung kesehatan masyarakat. Perusahaan ini akan menyalurkan bantuan Tamasya khusus untuk Kabupaten Bangka Barat. Berbagai bentuk dukungan ini menunjukkan komitmen PT Timah dalam penanganan masalah stunting.
Fajar Sentosa berharap berbagai bantuan yang telah dilaksanakan selama ini dapat secara signifikan menurunkan kasus stunting di daerah Bangka Belitung. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci penting. Upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan multi-sektoral yang terpadu.
BKKBN Babel juga tidak hanya berfokus pada nutrisi, tetapi juga pada aspek sanitasi dan lingkungan. Mereka berencana memberikan bantuan dalam bentuk pembangunan jamban untuk rumah tidak layak huni. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah stunting di keluarga miskin melalui peningkatan kualitas hidup.
Pihak BKKBN sangat mengharapkan partisipasi aktif dari perusahaan-perusahaan lain melalui program CSR/TJSL mereka. Fokus pada pencegahan stunting adalah prioritas nasional yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sinergi ini akan mempercepat pencapaian target penurunan angka stunting di Indonesia.
Sumber: AntaraNews