Rommy Ditangkap KPK, Kader PPP Turut Prihatin dan Terkejut

Minggu, 17 Maret 2019 16:16 Reporter : Ya'cob Billiocta
Rommy Ditangkap KPK, Kader PPP Turut Prihatin dan Terkejut Romahurmuziy ditangkap KPK. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy oleh KPK dalam kasus suap lelang jabatan di Kemenag, menyentak sejumlah calon legislatif dari partai berlambang Kabah tersebut.

Caleg DPR Dapil DKI 2 Rendhika Deniardy Harsono mengaku sempat terkejut, saat mendengar informasi Rommy kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

"Kami turut prihatin dan terkejut mendengar hal tersebut," kata anggota DPRD DKI ini, Minggu (17/3).

Ungkap Rendhika, merespons peristiwa tersebut, para kader PPP di Jakarta saling berkomunikasi. "Sempat menjadi pembahasan di kalangan kader dan Caleg," ungkapnya.

Ditegaskannya, kasus Rommy tersebut tidak ada hubungannya dengan partai. Rendhika pun mengimbau kepada seluruh kader dan simpatisan PPP, khususnya di Jakarta untuk bekerja lebih keras.

"Terus bergerak meraih simpatik masyarakat. Target tidak berubah, langkah kami tidak akan mundur sejengkal pun untuk memenangkan kontestasi Pemilu 2019. Maju terus," ucap Rendhika.

PPP secara kepartaian, lanjut Rendhika juga tetap tidak berubah. Sebagai partai yang telah teruji dalam setiap Pemilu dan dilahirkan oleh alim ulama, memastikan akan terus berkhidmat pada umat dan bangsa.

Rendhika bersyukur, DPP PPP cepat mengambil keputusan, yaitu menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP menggantikan Rommy.

Menurutnya, Suharso memiliki kapabilitas untuk menjadi Plt Umum PPP. "Beliau sekarang ini sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Sebelumnya menjabat sebagai menteri. Ini bukti beliau memiliki kapasitas nasional yang tidak perlu diragukan lagi dalam membuat kebijakan strategis ke depan untuk kebaikan PPP," ucap Rendhika. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini