Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politikus PDIP sebut berita 'Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta' tak sesuai fakta

Politikus PDIP sebut berita 'Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta' tak sesuai fakta koran radar bogor. ©Istimewa

Merdeka.com - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Diah Pitaloka keberatan atas pemberitaan yang dimuat koran Radar Bogor berjudul 'Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta'. Menurutnya, berita itu ditulis tidak berdasarkan fakta. Rieke menilai, hal itu merupakan upaya pembunuhan karakter, baik secara personal maupun kelembagaan.

"Tidak berdasarkan fakta. Berdasarkan penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani, angka tersebut adalah hak keuangan yang sampai saat ini tidak diterima oleh yang bersangkutan (Megawati Soekarnoputri)," ucapnya saat mendatangi kantor Radar Bogor bersama puluhan kader PDIP, Jumat (1/6).

Ia menambahkan, Radar Bogor dinilai telah melanggar kaidah dan etika jurnalistik melalui pemberitaan yang tidak sesuai fakta dan tidak objektif.

Sambung dia, dengan mempertimbangkan pentingnya peran media dalam menegakkan demokrasi serta sebagai rujukan untuk pembuatan kebijakan publik, ia secara tegas menyampaikan keberatan.

"Atas dasar itu, saya menuntut agar Radar Bogor meminta maaf kepada Ibu Megawati yang telah menjadi salah satu korban pemberitaan itu," tutur dia.

Sementara itu, untuk menyikapi tuntutan tersebut, Radar Bogor sejauh ini masih melakukan pertemuan internal.

Pemimpin Redaksi Radar Bogor, Tegar Bagja, mengatakan, dari hasil pertemuannya dengan sejumlah perwakilan kader PDIP, ada beberapa poin yang dibahas.

Salah satu yang dibahas, sebut Tegar, mengkonsolidasikan kedua belah pihak untuk bersama-sama saling menahan diri.

"Kemungkinan, untuk permintaan maaf secara terbuka tidak. Kami sedang merumuskan bagaimana menyikapi tuntutan PDIP itu, agar situasi di Bogor secara khusus bisa reda," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP