Ridwan Kamil Sebut BOR Rumah Sakit Pasien Covid-19 di Jabar Turun 12 Persen

Rabu, 21 Juli 2021 22:33 Reporter : Aksara Bebey
Ridwan Kamil Sebut BOR Rumah Sakit Pasien Covid-19 di Jabar Turun 12 Persen Tim medis pasien Covid-19 di RS. ©REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa ada penurunan lagi dari sisi tingkat keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19. Hal ini merupakan berita baik di tengah laju kasus yang tinggi.

Menurut dia, data peningkatan kasus Covid-19 masih bisa diperdebatkan karena seringkali tercampur dengan data lama. Sedangkan penurunan tingkat keterisian rumah sakit karena ukurannya jelas.

“Jadi tolong ditampilkan, BOR (bed occupancy rate atau tingkat keterisian rumah sakit) di Jabar turun lagi. Jadi bapak ibu bisa lihat puncak dari keterisian RS kita itu di tanggal 4 Juli sebelum PPKM darurat sudah 90,96 persen. Hari ini turun 12 persen,” kata dia saat preskon virtual, Rabu (21/7).

“Jadi mohon diberitakan untuk mengimbangi berita yang cukup menegangkan. Jadi kasus aktif itu bisa debatable, karena tiap kali diumumkan (pemerintah pusat) kasus baru dan lama tercampur, tapi BOR ini tidak debatable karena diukur dari sistem yang kita punya,” ia melanjutkan.

Menurutnya, PPKM darurat berpengaruh pada tingkat keterisian rumah sakit. Indikatornya, pada 11 Juli angkanya semakin turun. Di sisi lain, proses testing di Jabar kurang lebih 38 ribuan per hari.

“Proses testing kita akan tingkatkan,” imbuh Ridwan Kamil.

Di sisi lain, dari kurun waktu 4-20 Juli 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mendistribusikan 9.873 paket obat dan vitamin bagi pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dan pusat isolasi desa/kelurahan. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini