Ledakan Gas di Kebon Jeruk Lukai 7 Orang dan Rusak 9 Rumah

Ledakan di rumah warga Kebon Jeruk berdampak pada 22 jiwa dan menyebabkan kerugian Rp 400 juta.

Zahraa Devana
Oleh Zahraa Devana- Reporter
Ledakan Gas di Kebon Jeruk Lukai 7 Orang dan Rusak 9 Rumah
Ledakan yang diduga akibat kebocoran gas LPG terjadi di sebuah rumah warga di Kebon Jeruk, Jakbar. (Dok. Istimewa)

Ledakan gas diduga berasal dari kebocoran LPG terjadi di sebuah rumah di Jalan Guji Baru, RT 06 RW 02, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, 5 November 2026 dini hari. Peristiwa sekitar pukul 04.20 WIB itu mengakibatkan tujuh orang terluka dan merusak sejumlah rumah di sekitar lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menyampaikan, dugaan awal ledakan bermula ketika seorang warga hendak menyalakan kompor.

"Pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 04.20 WIB, terjadi ledakan di rumah warga yang diduga akibat kebocoran gas LPG. Kejadian bermula saat Ibu Sauti hendak menyalakan kompor, kemudian terjadi ledakan yang berdampak pada bangunan rumah di sekitarnya," kata Marulitua dalam keterangannya.

Korban luka tercatat tujuh orang: Sauti (64), Idrus (66), Fais (14), Waji (57), Kokom (57), Patih (11), dan Septi (31). Beberapa mengalami luka bakar, sementara lainnya terluka ringan akibat tertimpa material bangunan. Sejumlah korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Empat korban, yakni Sauti, Fais, Septi, dan Patih, dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Idrus dirawat di RS Pelni, sedangkan Kokom mendapat penanganan di RS Ukrida.

Dampak Ledakan

Data sementara BPBD DKI Jakarta mencatat sembilan rumah terdampak, dengan rincian empat unit mengalami rusak berat dan lima lainnya rusak ringan. Peristiwa ini turut berdampak pada 10 kepala keluarga atau 22 jiwa.

Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp400 juta.

Sebanyak delapan kepala keluarga atau 20 jiwa mengungsi di Aula Masjid Nurul Iman. Mereka terdiri dari 13 orang dewasa, lima anak-anak, dan dua lansia.

BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait telah melakukan asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Penanganan melibatkan petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, Sudin Sosial, Dishub, PMI, PPSU, serta unsur RT dan RW setempat.

Rekomendasi