Kronologi WNA India Dijambret di Menteng

Seorang pelaku jambret lain masih diburu. Satu telah ditangkap

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kronologi WNA India Dijambret di Menteng
Ilustrasi - Borgol penjahat. (Foto: Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Seorang warga negara India menjadi korban penjambretan saat berjalan kaki menuju tempat ibadah di Jalan Gondangdia III, Menteng, Jakarta Pusat. Ponsel korban dirampas dua pria yang berboncengan sepeda motor.

Polisi telah menangkap satu dari dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Sementara itu, seorang pelaku lain masih diburu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, penjambretan terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban sedang berjalan dari hotel menuju tempat ibadah.

Dua pria yang mengendarai sepeda motor kemudian merampas ponsel korban. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, keduanya langsung melarikan diri.

“Di lokasi kejadian, telepon genggam korban direbut paksa oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Setelah menguasai barang tersebut, keduanya langsung melarikan diri,” ujar Reynold dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (7/9/2026).

Penyelidikan dilakukan tim gabungan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan Resmob Polsek Menteng. Petugas menelusuri rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku.

 

Satu Pelaku Ditangkap

Hasil penyelidikan mengarah kepada pria berinisial NJ. Polisi kemudian menangkap NJ di wilayah Jakarta Pusat pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara, yakni rekaman CCTV, helm, pakaian, dan satu unit sepeda motor.

Reynold mengatakan, NJ telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih mencari barang bukti utama serta memburu satu pelaku lain yang diduga terlibat.

“Terduga pelaku sudah dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga masih mencari barang bukti utama dan pihak lain yang berkaitan dengan perkara ini,” kata Reynold.

Rekomendasi