Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada pukul 04.58 WIB, Sabtu (15/8/2026). Getaran gempa mbay nagekeo NTT terasa hingga Labuan Bajo.
Sejumlah warga di Labuan Bajo melaporkan guncangan awal yang pelan lalu menguat beberapa detik kemudian, sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Kesaksian tersebut disampaikan kepada Liputan6.com.
Seorang warga Labuan Bajo, Rahmat Eko Mulyati (39), menceritakan detik-detik guncangan saat suasana pagi menjelang.
Advertisement
Getaran Kuat di Labuan Bajo Usai Gempa Mbay Nagekeo NTT
Eko menggambarkan getaran yang semula pelan kemudian meningkat dalam hitungan detik hingga memaksanya mengevakuasi keluarga.
"Sebelum jam 5, awalnya gempa pelan lama-lama gempa gede. Saya bawa anak keluar rumah," kata Rahmat Eko Mulyati (39), warga Labuan Bajo, kepada Liputan6.com, Sabtu (15/8/2026).
Pagi yang tenang berubah menjadi kepanikan. Warga berhamburan keluar rumah membawa anggota keluarga masing-masing dan berkumpul di tanah kosong di belakang rumah.
Advertisement
Warga Bertahan di Luar Rumah, Gempa Susulan Masih Terasa
Hingga pagi, sejumlah warga belum berani kembali ke dalam rumah. Mereka memilih bertahan di area terbuka karena gempa susulan masih terjadi.
"Masih gempa susulan hitungan," katanya.
Eko juga mendapat kabar bahwa Labuan Bajo termasuk wilayah yang terdampak akibat gempa besar tersebut.
Dalam percakapan yang sama, Eko menyinggung kondisi sekitar sekolah tempat anaknya menimba ilmu.
"Saya khawatir dua anak di pesantren. Soalnya laporan dari sekolah di grup WA samping kiri kanan sekolah longsor," katanya.