Advertisement
Opening ceremony atau seremoni pembukaan menjadi sorotan utama sekaligus menuai banyak kontroversi. Foto: REUTERS
Pesta pembukaan Olimpiade di Paris disebut buruk dan juga menuai kecaman lantaran menampilkan parodi lukisan "Perjamuan Terakhir" Leonardo da Vinci.
Bahkan, banyak yang menilai seremoni pembukaan Olimpiade Paris kalah jauh jika dibandingkan dengan seremoni pembukaan Asia Games 2018 di Indonesia. Foto: REUTERS
"Disebut-sebut lebih bagus dari opening olympics Paris, opening ceremony Asian Games 2018 kembali ramai dibahas," tulis akun Instagram, @vacio.id. Foto: REUTERS
Advertisement
Dalam unggahannya, Vacio.id menampilkan Tari Ratoh Jaroe Aceh yang begitu memukau dan terus terkenang sebagai salah satu atraksi paling menarik dalam pembukaan ajang olahraga. Foto: Liputan6.com
Tari Ratoh Jaroe secara kolosal oleh koreografer Denny Malik bukan perkara mudah. Pasalnya, sekitar 1.600 penari tampak kompak membius jutaan pasang mata yang menyaksikan acara pembukaan Asian Games 2018. Foto: Liputan6.com
Advertisement
Advertisement
Warganet sepakat jika kualitas seremoni pembukaan Asian Games 2018 jauh lebih bagus ketimbang yang tersaji di Paris belum lama ini. Foto: Liputan6.com
"Gak usah sama opening ceremony Asian Games 2018, sama PON Riau aja masih bagusan PON Rian ketimbang opening ceremony Olimpiade," tulis @muhammad.c.hidayat. Foto: Liputan6.com
Advertisement
Dia menyebut seremoni pembukaan Asian Games 2018 berada di kelas yang berbeda dengan seremoni pembukaan Olimpiade 2024. Foto: Liputan6.com
Advertisement
Seorang warganet lain, @ditha_gladys mengaku bangga pernah menjadi bagian mengisi acara di seremoni pembukaan Asian Games 2018. Foto: Liputan6.com
Ditha menyebut keberhasilan Indonesia di pentas dunia ini merupakan hasil kerja keras bersama untuk mensukseskan pembukaan Asian Games di Jakarta. Foto: Liputan6.com
"Sampai sekarang kalau flashback lagi seperti gak nyangka bisa jadi bagian dari acara megah itu, bisa membawa nama Indonesia, membuat bangga, masyaAllah. Kangen banget momen-momen Asian Games, latihan gak sebentar, hampir lima bulan. Kangen dengan teman-teman lainnya, semoga bisa reuni ya anak anak firedance," kata Ditha. Foto: Liputan6.com
Advertisement