Kemenkes Temukan Kasus Suspek Cacar Monyet di Tangerang

Kemenkes menemukan kasus suspek cacar monyet atau mpox di Tangerang,

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Kemenkes Temukan Kasus Suspek Cacar Monyet di Tangerang
Kemenkes Temukan Kasus Suspek Cacar Monyet di Tangerang (Merdeka.com)

Kemenkes Temukan Kasus Suspek Cacar Monyet di Tangerang

Penyakit cacar monyet juga berpotensi terjadi di daerah lain

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan kasus suspek cacar monyet atau mpox di Tangerang, Banten. Diketahui, selama ini kasus aktif cacar monyet berada di DKI Jakarta.

"(Kasus suspek) di luar DKI, kan di Tangerang sudah ada," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu saat konferensi pers, Kamis (26/10).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Maxi berujar, penyakit cacar monyet juga berpotensi terjadi di daerah lain. Maka dari itu, ia meminta pasien positif cacar monyet ini terbuka terhadap riwayat aktivitasnya.

"Kami sangat butuh sekali keterbukaan dari kelompok-kelompok yang positif ini, mereka berhubungan dengan siapa, teman-temannya, apakah di luar Jawa, Jabodetabek, barangkali temannya di Bali datang ketemu. Itu yang kami inginkan seperti itu, keterbukaan," 

ujar Maxi.

merdeka.com 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari keterbukaan itu, lanjut Maxi, pemerintah dapat melakukan penelusuran siapa saja yang melakukan kontak dengan pasien positif ini.

"Kalau mereka terbuka, itu kami gampang sekali melakukan tracing. Di mana dia kontak terakhir, kapan. Tapi kalau menunggu itu kan sulit," tambah Maxi.

Sebagai informasi, kasus cacar monyet di Indonesia saat ini mencapai 14. 

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2022 hanya satu kasus.

Maxi menyebutkan tingginya angka kasus cacar monyet tahun ini disebabkan banyak faktor. Salah satunya pandemi Covid-19 yang membuat perjalanan internasional terbatas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kami sudah mencoba mengurutkan timeline siapa yang pertama (terinfeksi). Satu kasus probable kami lihat sejak Agustus sudah bergejala, tapi dia tidak ambil sampel dan sulit ketemu orang ini, dan sering bolak-balik ke luar negeri," kata Maxi.

Rekomendasi