Advertisement
FOTO: Pemudik Ibu-Ibu sampai Anak-Anak Kelelahan saat Berpanas-panasan Mengantre di Pelabuhan Ciwandan
H-3 Lebaran 2024, pemudik bersepeda motor masih memadati Pelabuhan Ciwandan Banten untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937657/original/003913800_1782964376-1712490206138-nc329.jpg)
Antrean kendaraan roda dua yang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung dari Pelabuhan Penyeberangan Ciwandan mengalami peningkatan pada Minggu (7/4/2024). Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937659/original/043496400_1782964376-1712490311925-hql0s.jpg)
Antrean itu terjadi pada H-3 Lebaran 2024.
Terlihat para pemudik bersepeda motor memadati Pelabuhan Ciwandan Banten saat matahari sedang terik pada siang hari. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937661/original/061673900_1782964376-1712490443998-7nshgf.jpg)
Akibat minimnya fasilitas di Pelabuhan Ciwandan membuat pemudik terpaksa beristirahat di atas kendaraan bahkan ada yang sampai duduk dan bersandar pada pembatas jalur yang tersedia di sana. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
Advertisement
Mayoritas yang kelelahan adalah ibu-ibu dan anak-anak. Mereka memanfaatkan pembatas jalur itu untuk bersandar dan melepas lelah. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937663/original/079796200_1782964376-1712490587858-oujnn.jpg)
Advertisement
Sengatan panas matahari membuat pemudik memilih meninggalkan motor untuk berteduh. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937665/original/000582600_1782964377-1712490877089-zprva.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937667/original/060960200_1782964377-1712490734373-s0mdp.jpg)
Mereka beristirahat dengan kondisi seadanya.
Selain berteduh di tenda, mereka memanfaatkan pohon-pohon yang rindang untuk menghindari terik panas matahari. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937669/original/085652200_1782964377-1712490829193-i6q1v.jpg)
Akibat lamanya menunggu antrean masuk ke dalam kapal, pemudik juga terpaksa beristirahat di atas sepeda motornya. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
Advertisement
Sedangkan bagi yang tidak kebagian tempat berteduh mereka memanfaatkan karpet yang mereka bawa untuk melindungi diri dari sinar panas matahari. Foto: liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937671/original/021716200_1782964378-1712491100336-k9gj5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937673/original/016653800_1782964378-1712491186117-pjlfw.jpg)
Panasnya cuaca pada Minggu (7/4/2024) juga menyebabkan beberapa pemudik bermotor di Pelabuhan Ciwandan harus dibawa ke pos kesehatan. Foto: Liputan6.com / Angga Yuniar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937675/original/065329600_1782964378-1712491128238-7rxoy.jpg)
Pemudik bersepeda motor saat antre berpanas-panasan untuk memasuki Pelabuhan Ciwanda, Cilegon, Banten, Minggu (7/4/2024). Foto: liputan6.com / Angga Yuniar

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937655/original/030286600_1782964375-1712491932130-5tmk9g.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385031/original/031357100_1793212010-004412600_1793211445-1001696857.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385029/original/072880800_1793211444-1001696893.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385020/original/087819700_1793206772-1324141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384359/original/033163200_1793168006-IMG_20261028_130317.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384774/original/038325300_1793181690-acb05ccd-96ac-43c1-a857-a71af48731fc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4295762/original/070036900_1674104872-ilustrasi_korupsi.jpeg)