Sadis, Suami di Makassar Bunuh Istri hingga Penuh Luka di Leher

Suami korban ditangkap tidak lama setelah melakukan aksi kejinya.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Sadis, Suami di Makassar Bunuh Istri hingga Penuh Luka di Leher
Sadis, Suami di Makassar Bunuh Istri hingga Penuh Luka di Leher (Merdeka.com)

Warga Jalan Mannuruki Raya Lr 1, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan digegerkan penemuan mayat seorang wanita bernama Alda Nurul Alfiah (24) di dalam kamar indekosnya dalam kondisi berlumuran darah. Polisi sudah menahan suami korban berinisial S (24) setelah menyerahkan diri.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tamalate, Inspektur Satu Abd Latief mengatakan kronologi dugaan pembunuhan itu berawal usai kepolisian mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan mayat di Jalan Mannuruki Lr 1 pada Minggu (14/6), pukul 21.00 Wita. Usai menerima laporan tersebut, kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

"Setelah kita datang ke TKP, kita menemukan korban seorang perempuan yang sudah tergeletak di lantai dengan kondisi leher luka," kata Latief kepada wartawan dikutip Senin (15/6).

Usai melakukan penyelidikan, kepolisian menangkap pelaku yang tak lain adalah suami korban. Meski demikian, kepolisian belum bisa memastikan motif pelaku membunuh istrinya.

"Motif untuk sementara belum kita ketahui apa, karena kita belum melakukan pemeriksaan," ujar Latief.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti pisau, handphone dan baju dikenakan korban.

"Barang bukti ada beberapa, terutama pisau yang digunakan. Kemudian handphone baju korban yang diamankan sementara," kata dia.



Latief menambahkan tim Inafis dan Dokpol Polda Sulsel melakukan pemeriksaan. Meski demikian, terdapat luka sayatan pada leher korban.

"Untuk luka sementara yang kita lihat sendiri itu luka di lehernya. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ucap Latief.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Muzzakar menambahkan korban dan pelaku merupakan pasangan suami istri. Muzakkar menyebut keduanya jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Tetangga kamarnya tidak pernah mendengar ada keributan atau tanda-tanda perkelahian. Belum ada yang tahu apa masalahnya sampai dia bunuh," ujar Muzzakar.



Rekomendasi