PLN Dinilai Sudah Terbuka Sampaikan Perkembangan Penangangan Gangguan Listrik di Sumatra

Sofyano menjelaskan bahwa dalam situasi gangguan kelistrikan berskala besar, masyarakat tidak hanya memerlukan percepatan pemulihan.

Tim News
Oleh Tim News - Reporter
PLN Dinilai Sudah Terbuka Sampaikan Perkembangan Penangangan Gangguan Listrik di Sumatra
Mati Lampu Serentak, Padang Macet Parah (Foto: Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria mengapresiasi PLN yang dianggap proaktif dan responsif dalam memberikan informasi mengenai pemulihan kelistrikan yang telah kembali normal di wilayah Sumatra setelah mengalami gangguan.

"Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab gangguan dan proses pemulihan yang sedang berjalan," ujar Sofyano melansir Antara.

"Saya melihat PLN cukup terbuka dalam menyampaikan perkembangan penanganan hingga pasokan listrik berangsur kembali normal."

Sofyano menjelaskan bahwa dalam situasi gangguan kelistrikan berskala besar, masyarakat tidak hanya memerlukan percepatan pemulihan, tetapi juga informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan dan tahapan normalisasi jaringan.

PLN sebelumnya menjelaskan bahwa gangguan tersebut terjadi pada transmisi 275 kV di wilayah Muara Bungo, Jambi, yang berdampak pada jaringan interkoneksi kelistrikan Sumatra. Sofyano menekankan bahwa pada jaringan kelistrikan berskala besar, sistem pengamanan akan berfungsi secara otomatis untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap jaringan lainnya ketika terjadi gangguan pada jalur utama.

Jaga Stabilitas Jaringan

Apresiasi untuk PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Sumatra
Mati Lampu Serentak, Padang Macet Parah (Foto: Istimewa) © 2026 Liputan6.com

Menurut Sofyano, untuk menjaga stabilitas jaringan dan keamanan sistem secara keseluruhan, proses normalisasi pasokan listrik harus dilakukan dengan cara bertahap. "Dalam sistem sebesar Sumatra, pemulihan memang harus dilakukan secara hati-hati agar jaringan kembali stabil sebelum seluruh pasokan listrik dinormalkan," jelasnya.

Selain aspek teknis, kondisi cuaca dan gangguan alam juga menjadi tantangan dalam pengelolaan jaringan transmisi dan distribusi listrik nasional. Ia menambahkan bahwa penyampaian perkembangan pemulihan secara berkala sangat penting agar masyarakat memahami kondisi di lapangan dan proses penanganan yang sedang berlangsung.

"Yang terpenting saat ini adalah memastikan pasokan listrik kembali normal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan baik," ungkap Sofyano.

Di sisi lain, PT PLN (Persero) menginformasikan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera yang sebelumnya mengalami "blackout" atau pemadaman total pada Jumat (22/5) telah kembali normal.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatera kini telah kembali normal," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (24/5).

PLN berhasil menyelesaikan pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra pascagangguan yang meluas pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatera. Hingga Minggu pukul 06.00 WIB, PLN telah menormalkan 176 gardu induk yang sempat terdampak. Sejalan dengan proses penormalan tersebut, pasokan listrik kepada pelanggan kembali pulih secara bertahap.

Rekomendasi