Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara (Sumut) secara resmi mengakui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Sumut sebagai salah satu pengumpul zakat paling aktif dan unggul di wilayah tersebut. Pengakuan ini disampaikan usai kegiatan penyaluran zakat pegawai Bank Sumut tahun 2026 yang dilaksanakan di Medan.
Wakil Ketua I Baznas Sumut, Musaddad Lubis, mengapresiasi kinerja UPZ Bank Sumut yang dinilai unggul baik dari sisi kegiatan maupun pengumpulan zakat. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat dari jajaran manajemen Bank Sumut dalam membangun budaya zakat di lingkungan perusahaan.
Dalam hal pengumpulan zakat, UPZ Bank Sumut bahkan berhasil menempati posisi kedua di antara seluruh pengumpul zakat di provinsi Sumatera Utara. Prestasi ini menegaskan dedikasi Bank Sumut dalam mendukung program zakat nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis UPZ Bank Sumut dalam Optimalisasi Zakat
Musaddad Lubis dari Baznas Sumut menyoroti bahwa UPZ Bank Sumut merupakan entitas yang sangat aktif dan unggul. Keunggulan ini tercermin dari beragam kegiatan yang dilakukan serta jumlah zakat yang berhasil dihimpun secara konsisten.
UPZ Bank Sumut berhasil menduduki peringkat kedua dalam pengumpulan zakat di seluruh Sumatera Utara, sebuah pencapaian signifikan. Prestasi ini tidak lepas dari dukungan kuat jajaran manajemen PT Bank Sumut (Perseroda) yang terus mendorong budaya zakat di kalangan pegawainya.
Pengumpulan zakat yang optimal sangat krusial mengingat estimasi potensi zakat di Sumut mencapai sekitar Rp8,8 triliun per tahun yang belum sepenuhnya terpenuhi. Kontribusi UPZ Bank Sumut membantu mendekatkan pada target tersebut, memastikan manfaat zakat dirasakan lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Bank Sumut Mendukung Pendidikan Melalui Zakat
Musaddad Lubis menekankan bahwa pengelolaan zakat yang konsisten akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumut, khususnya di bidang pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu fokus utama penyaluran zakat karena dianggap sebagai bekal penting bagi masa depan generasi muda.
Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda), Sandhy Sofian, menjelaskan bahwa program pengumpulan zakat ini merupakan bagian dari komitmen sosial Bank Sumut. Tujuannya adalah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Zakat pegawai Bank Sumut tahun ini disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan dan bantuan perlengkapan sekolah. Sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima beasiswa dengan total penyaluran mencapai Rp1,209 miliar.
Advertisement
Selain beasiswa, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta juga diberikan kepada 205 siswa sekolah dasar. Sandhy Sofian menegaskan bahwa zakat tidak hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan perluasan akses pendidikan.
Sumber: AntaraNews