Korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus ALS-truk tangki di Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, kembali bertambah menjadi 19 orang. Hal ini menyusul seorang penumpang bus ALS bernama Jumiatun (34), meninggal dunia.
Jumiatun mengembuskan nafas terakhir dalam perawatan di ruang ICU di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Jumat (15/5) pagi. Dia sudah dirawat selama sembilan hari dan dua kali menjalani tindakan operasi.
Jumiatun mengalami luka bakar 90 persen di tubuhnya. Tim dokter juga merawat suami Jumiatun, Ngadiono (44), dengan luka bakar 50 persen.
Advertisement
Suami Membaik, Jumiatun Alami Penurunan Akibat Luka Bakar
Kondisi Ngadiono asal Pati, Jawa Tengah, itu terus mengalami peningkatan. Dia sudah bisa diajak komunikasi dan makan bubur.
"Benar, ibu Jumiatun meninggal dunia pagi tadi," ungkap Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto.
Budi menjelaskan, Jumiatun mengalami penurunan akibat luka bakar yang mengenai saluran napas dan cerna. Dengan kematian Jumiatun, total korban meninggal dunia dalam insiden itu sebanyak 19 orang.
"Dua korban meninggal dalam perawatan dan 17 korban lain terbakar dan identitasnya sore nanti kita umumkan," kata Budi.