Ahli Forensik dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Astri Astri Megaratri Pralepda mengungkapkan adanya tanda kekerasan hampir di seluruh tubuh seorang kepala cabang (kacab) bank di Jakarta berinisial MIP (37).
"Ditemukan tanda-tanda kekerasan pada hampir seluruh tubuh jenazah MIP," kata Astri dalam sidang pemeriksaan saksi tambahan kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank di Jakarta berinisial MIP (37) di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/5), demikian dikutip dari Antara.
Dalam persidangan, Astri menjelaskan dirinya melakukan langsung pemeriksaan luar dan autopsi terhadap jenazah MIP pada 21 Agustus 2025 di Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan surat permintaan visum dari penyidik Polres Metro Jakarta Timur.
Advertisement
Luka Dialami Korban
Astri mengatakan, dari hasil pemeriksaan ditemukan banyak luka luar maupun luka dalam pada tubuh korban. Luka tersebut meliputi luka di leher, kepala, dada, hingga patah tulang iga dan memar paru.
Menurut dia, kematian korban dipastikan merupakan kematian tidak wajar karena terdapat banyak tanda kekerasan yang terjadi sebelum korban meninggal dunia.
Selain itu, Astri menerangkan, penyebab utama kematian korban adalah kekerasan tumpul pada bagian leher yang menekan pembuluh darah besar dan saluran napas sehingga menimbulkan mati lemas atau hipoksia akibat kekurangan oksigen ke otak.
Dia menjelaskan pada bagian leher ditemukan resapan darah yang sangat luas hingga ke bagian dalam otot leher. Temuan tersebut dinilai tidak mungkin disebabkan penyakit.
"Yang menyebabkan mati pada orang ini adalah lehernya, bukan di dada," ujar Astri.