Sabtu ini, sebanyak 439 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis diberangkatkan dalam gelombang pertama menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dari Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis.
Para jemaah ini akan melanjutkan perjalanan udara dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, sebuah momen bersejarah bagi pemberangkatan haji dari Ciamis. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara langsung melepas rombongan ini, memastikan segala administrasi telah rampung.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental jemaah selama menunaikan ibadah haji. Asupan makan dan minum yang cukup menjadi perhatian utama mengingat padatnya rangkaian ibadah serta perbedaan kondisi cuaca di Tanah Suci.
Advertisement
Advertisement
Pemberangkatan calon haji Ciamis tahun ini memiliki nilai historis yang tinggi. Untuk pertama kalinya, jemaah calon haji dari Ciamis diberangkatkan melalui BIJB Kertajati, Majalengka, bukan lagi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa ini adalah momentum istimewa. Selain menjadi kloter pertama, ini juga merupakan pengalaman perdana bagi jemaah Ciamis untuk terbang langsung dari Kertajati.
Keputusan menggunakan BIJB Kertajati diharapkan dapat memberikan kemudahan dan efisiensi bagi para jemaah. Hal ini juga menunjukkan peningkatan fasilitas dan aksesibilitas untuk perjalanan ibadah haji dari wilayah Jawa Barat.
Advertisement
Advertisement
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Ciamis, Saeful Uyun, menjelaskan bahwa total calon haji dari Ciamis berjumlah 710 orang. Mereka dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 15 dan kloter 31.
Jemaah calon haji tahun ini memiliki rentang usia yang cukup lebar, dari yang termuda berusia 17 tahun hingga yang paling tua mencapai 81 tahun. Semua jemaah akan mendapatkan pendampingan penuh dari tim medis dan petugas haji selama seluruh rangkaian ibadah.
Kondisi kesehatan jemaah terus dipantau secara berkala, dengan penekanan pada kesiapan fisik dan mental. Imbauan untuk menjaga asupan gizi dan istirahat cukup disampaikan berulang kali untuk memastikan kelancaran ibadah haji.
Advertisement
Saeful Uyun menambahkan bahwa seluruh tahapan persiapan telah berjalan dengan baik, memastikan semua jemaah siap diberangkatkan. Ini mencakup kelengkapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Advertisement
Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang membutuhkan kondisi tubuh prima. Bupati Herdiat Sunarya secara khusus mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan, memperhatikan asupan makan, dan minum agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Rangkaian ibadah yang padat serta perbedaan kondisi cuaca antara Indonesia dan Tanah Suci menuntut adaptasi fisik yang kuat. Oleh karena itu, penting bagi setiap jemaah untuk memprioritaskan kesehatan pribadi.
Tim medis yang mendampingi akan siap sedia memberikan bantuan dan penanganan jika diperlukan. Pendampingan ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji Ciamis.
Advertisement
Sumber: AntaraNews