Tim SAR gabungan Mataram masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Tiu Bombong, Lombok Utara. Remaja bernama Rozi (25) asal Desa Santong, Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini diduga tenggelam setelah terseret arus deras. Pencarian intensif telah dilakukan sejak laporan diterima pada Senin (20/4) sore, namun korban belum berhasil ditemukan hingga malam hari.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 11.50 Wita ketika Rozi bersama dua rekannya sedang mandi di lokasi wisata Air Terjun Tiu Bombong. Menurut Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, Gusti Komang Aryadana, debit air di air terjun tersebut tiba-tiba meningkat drastis. Perubahan kondisi air yang mendadak ini membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung terseret arus deras.
Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan upaya pencarian mandiri selama kurang lebih dua jam. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena derasnya arus dan kondisi lokasi yang sulit. Kejadian ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut oleh tim Pencarian Remaja Hilang Lombok Utara.
Advertisement
Advertisement
Kecelakaan di Air Terjun Tiu Bombong bermula saat tiga remaja menikmati suasana di salah satu destinasi wisata alam Lombok Utara. Rozi, yang merupakan salah satu dari ketiganya, sedang mandi ketika debit air secara tak terduga meningkat drastis. Peningkatan volume air ini terjadi begitu cepat sehingga korban tidak memiliki kesempatan untuk bereaksi dan menyelamatkan diri dari bahaya.
Melihat rekannya terseret arus, warga sekitar dan teman-teman korban segera bertindak cepat. Mereka melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian dengan harapan dapat menemukan Rozi. Meskipun telah berupaya keras selama dua jam, pencarian awal tersebut belum berhasil menemukan keberadaan korban yang hilang.
Setelah upaya mandiri tidak membuahkan hasil, insiden ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Laporan diterima pada pukul 13.30 Wita dan segera diteruskan ke Kantor SAR Mataram. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan penanganan lebih lanjut dapat dilakukan oleh tim profesional yang memiliki peralatan memadai.
Advertisement
Advertisement
Menindaklanjuti laporan adanya Pencarian Remaja Hilang Lombok Utara, tim rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim bergerak menggunakan rescue car dan membawa perlengkapan SAR air yang lengkap untuk mendukung operasi pencarian. Kecepatan respons ini menunjukkan kesiapsiagaan tim dalam menghadapi situasi darurat.
Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, Gusti Komang Aryadana, menegaskan bahwa pencarian langsung dilakukan begitu informasi diterima. Berbagai unsur terlibat dalam operasi SAR ini untuk memaksimalkan upaya penemuan korban. Kolaborasi antar lembaga menjadi kunci dalam menghadapi tantangan medan di sekitar air terjun.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi Pencarian Remaja Hilang Lombok Utara ini meliputi Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, Polsek Kayangan, Koramil Gangga, Damkar Pos Kayangan, GPA Santong, Rimba Raya Bentek, PMI Gangga, serta warga setempat. Sinergi dari berbagai pihak ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian.
Advertisement
Advertisement
Mengingat insiden yang terjadi, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di tempat wisata air, khususnya air terjun. Kondisi alam yang dapat berubah sewaktu-waktu, seperti peningkatan debit air secara mendadak, menjadi ancaman serius. Kesadaran akan potensi bahaya sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Gusti Komang Aryadana juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para pengunjung. "Kami imbau masyarakat tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas," ujarnya. Himbauan ini bertujuan agar setiap pengunjung dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama menikmati keindahan alam.
Edukasi mengenai keselamatan di area wisata alam, terutama yang melibatkan air, perlu terus ditingkatkan. Pengelola tempat wisata juga diharapkan dapat memasang rambu-rambu peringatan dan memberikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca atau debit air. Langkah-langkah preventif ini krusial untuk menjaga keamanan pengunjung.
Advertisement
Sumber: AntaraNews