Pemerintah melalui Menteri Koperasi menyatakan badan perkoperasian akan dibangkitkan kembali selama periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, koperasi sudah sekian lama tidak berada dalam kebijakan pemerintah.
"Badan usaha koperasi sejak 30 tahun terakhir tidak pernah mendapat tempat dalam kebijakan pemerintah. Karena selama ini kebijakan diarahkan pada badan usaha negara dan swasta. Maka pada periode pemerintahan Presiden Prabowo koperasi akan dibangkitkan kembali," kata Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di Semarang, Selasa (14/4).
Dia menyebut dengan kondisi tersebut, bahwa keberdaan aset-aset koperasi justru jauh tertinggal. Melalui program pembentukan koperasi desa Merah putih (Kopdes) pada era pemerintahan Prabowo, aset koperasi akan diaktifkan lagi. Maka, pihaknya mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang bergerak cepat membentuk badan hukum kopdes.
"Jateng salah satu provinsi yang paling cepat membentuk badan hukum Kopdes. Kami dalam konteks Kopdes, sekarang ini sudah masuk dalam gerai dan perlengkapan. Sudah ada 4.200 bangunan gerai fisik yang sudah selesai dan ada tiga ribuan gudang gerai yang sedang dibangun, dua tiga bulan akan selesai pembangunannya," ungkapnya.
Advertisement
Dekopimwil Jateng
Secara khusus pihaknya meminta Dekopimwil Jateng aktif membina pengurus Kopdes agar berfungsi sebagai sarana penyalur barang bersubsidi, bahan pokok bagi masyarakat tiap daerah. Nantinya Dekopimwil Jateng tugasnya membantu menaikan kualitas UMKM lokal melalui kurasi dan suntikan modal dari LPDP.
"Yang penting fungsi kopdes jadi penyalur barang barang subsidi, barang kebutuhan pokok bagi masyarakat. Bagi Dekopimwil Jateng tolong membantu UMKM lokal agar produk produk UMKM lokal dibantu dan kami bantu bersama Bank Indonesia dan perbankan akan membantu mengkurasi produk UMKM," jelasnya.
Advertisement
Bantu Menjual Barang-Barang
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta setiap pengurus Kopdes bergerak membantu menjual barang-barang kebutuhan masyarakat sehingga bisa menginspirasi provinsi lainnya di Indonesia.
"Kami tentu mendorong Kopdes yang ada saat ini melakukan langkah yang menginspirasi wilayah lainnya," kata Ahmad Luthfi.