Kemenhaj Kotim Pastikan 171 Calon Haji Siap Berangkat, Terbagi Dua Kloter

Kantor Kemenhaj Kotim mengumumkan 171 Calon Haji Kotim akan diberangkatkan dalam dua kloter terpisah, dengan jadwal keberangkatan utama pada awal Mei 2026. Persiapan matang terus dilakukan untuk memastikan kelancaran ibadah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenhaj Kotim Pastikan 171 Calon Haji Siap Berangkat, Terbagi Dua Kloter
Kantor Kemenhaj Kotim mengumumkan 171 Calon Haji Kotim akan diberangkatkan dalam dua kloter terpisah, dengan jadwal keberangkatan utama pada awal Mei 2026. Persiapan matang terus dilakukan untuk memastikan kelancaran ibadah. (AntaraNews)

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kotawaringin Timur (Kotim) mengonfirmasi bahwa sebanyak 171 calon haji dari daerah tersebut akan segera diberangkatkan menuju Tanah Suci. Para jemaah ini akan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter) untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Keberangkatan ini merupakan bagian dari persiapan matang yang telah dilakukan oleh pihak Kemenhaj Kotim.

Kepala Kantor Kemenhaj Kotim, Tiariyanto, menjelaskan bahwa kloter utama yang beranggotakan 167 jemaah akan berangkat pada 1 Mei 2026. Mereka akan bertolak dari Bandara Haji Asan Sampit menuju embarkasi Banjarmasin. Setelah menginap semalam, penerbangan menuju Madinah dijadwalkan pada 2 Mei 2026.

Keberangkatan ini menandai puncak dari serangkaian persiapan panjang bagi para calon haji, termasuk manasik haji dan pemeriksaan kesehatan. Meskipun ada penyesuaian biaya, Kemenhaj Kotim berkomitmen memastikan pelayanan prima. Tujuannya adalah agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter Calon Haji Kotim

Sebanyak 171 calon haji dari Kotawaringin Timur telah dibagi ke dalam dua kloter keberangkatan menuju Tanah Suci. Kloter 6, yang merupakan gelombang pertama, akan membawa 167 jemaah. Sementara itu, empat jemaah sisanya akan tergabung dalam Kloter 19 pada gelombang kedua.

Jadwal keberangkatan untuk Kloter 6 ditetapkan pada 1 Mei 2026, dimulai dari Bandara Haji Asan Sampit menuju embarkasi Banjarmasin. Para jemaah akan menginap satu malam di Asrama Haji Banjarbaru untuk pemeriksaan kesehatan berkala. Penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Madinah dijadwalkan pada 2 Mei 2026 pukul 04.20 WITA menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Rombongan Kloter 6 diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Aziz, Madinah, pada pukul 12.15 waktu setempat. Adapun empat jemaah yang termasuk dalam Kloter 19 akan memulai perjalanan ibadah mereka pada 20 Mei 2026. Pembagian kloter ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan dan akomodasi.

Persiapan Logistik dan Profil Jemaah Calon Haji Kotim

Kemenhaj Kotim juga telah mengonfirmasi distribusi logistik berupa koper akan segera dilakukan kepada para calon haji. Selain itu, serangkaian manasik haji dan pemeriksaan kesehatan telah rampung dilaksanakan. Langkah ini penting untuk memastikan kesiapan fisik dan mental seluruh jemaah sebelum keberangkatan.

Dari total kuota yang ada, terdapat enam jemaah prioritas lansia berusia di atas 65 tahun, serta empat jemaah cadangan. Mayoritas, yakni 161 jemaah, merupakan kategori reguler. Profil jemaah menunjukkan keragaman usia, dengan jemaah termuda berusia 24 tahun bernama Agnes Dina Maulina dan tertua 77 tahun bernama Muhammad Arifin.

Secara keseluruhan, terdapat 16 jemaah lansia yang berangkat tahun ini. Empat di antaranya membutuhkan bantuan kursi roda selama perjalanan ibadah. Kemenhaj Kotim berupaya memberikan perhatian khusus bagi jemaah dengan kebutuhan khusus, untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran ibadah mereka di Tanah Suci.

Penyesuaian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)

Aspek pembiayaan ibadah haji tahun ini mengalami penyesuaian signifikan, sebagaimana dipaparkan oleh Tiariyanto. Terjadi penurunan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) secara nasional. Pada tahun 2025, BPIH tercatat sebesar Rp89.410.258, namun angka ini turun menjadi Rp87.409.366 untuk tahun 2026.

Biaya pelunasan nasional ditetapkan sebesar Rp54.193.806. Namun, bagi jemaah asal Kotim yang melalui embarkasi Banjarmasin, nilai pelunasan yang harus dibayarkan sedikit berbeda. Mereka harus membayar sebesar Rp55.538.922 setelah dikurangi setoran awal yang telah dibayarkan sebelumnya.

Perbedaan nilai pelunasan di embarkasi Banjarmasin ini telah memperhitungkan setoran awal sebesar Rp25.000.000. Kemenhaj Kotim terus berkoordinasi untuk memastikan bahwa pelayanan kepada jemaah tetap prima, meskipun terdapat penyesuaian anggaran. Hal ini menunjukkan komitmen untuk menjaga kualitas pelayanan haji.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi