Kolaborasi Perikanan Indonesia Jepang: KKP dan JICA Perkuat SDM Kelautan dan Perikanan Nasional

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempererat Kolaborasi Perikanan Indonesia Jepang bersama JICA untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan nasional, sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor perikanan Je

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kolaborasi Perikanan Indonesia Jepang: KKP dan JICA Perkuat SDM Kelautan dan Perikanan Nasional
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempererat Kolaborasi Perikanan Indonesia Jepang bersama JICA untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan nasional, sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor perikanan Je (AntaraNews)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi ini bertujuan ganda, yakni meningkatkan kualitas SDM perikanan di Indonesia dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di industri perikanan Jepang. Inisiatif ini menandai langkah penting dalam pengembangan sektor maritim kedua negara.

Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) KKP, Lilly Aprilya Pregiwati, menegaskan bahwa kemitraan ini bukan hanya memperkuat SDM Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi solusi atas permintaan tenaga kerja di sektor perikanan Jepang yang terus meningkat. Indonesia siap berkontribusi sebagai mitra terpercaya dalam menyediakan tenaga kerja terampil dan bersertifikat sesuai standar industri.

Langkah awal kerja sama ini ditandai dengan kunjungan kehormatan para ahli JICA ke Jakarta pada 30 Maret 2023. Pertemuan tersebut menjadi tonggak dimulainya kemitraan strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas dan sistem persiapan tenaga kerja. Proyek ini dirancang untuk berlangsung selama tiga tahun, dimulai sejak kedatangan para ahli JICA.

Penguatan Kapasitas SDM Perikanan Nasional

Proyek kolaborasi antara KKP dan JICA secara spesifik bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM Indonesia. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang, sekaligus mengembangkan sistem persiapan tenaga kerja yang lebih baik di dalam negeri. Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan SDM perikanan yang kompeten dan berdaya saing global.

Berbagai kegiatan telah dirancang dalam kerangka kerja sama ini untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah penyediaan fasilitas pembelajaran modern yang mendukung proses pendidikan dan pelatihan. Fasilitas ini akan memastikan peserta didik mendapatkan akses ke teknologi dan metode terbaru dalam praktik perikanan.

Selain itu, program ini juga melibatkan penugasan para ahli, termasuk instruktur bahasa Jepang, untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis dan kemampuan komunikasi. Pelatihan bahasa Jepang menjadi krusial agar tenaga kerja siap beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang. Program pelatihan di Jepang juga akan menjadi bagian integral dari kemitraan ini, memberikan pengalaman langsung dan paparan terhadap praktik terbaik.

Implementasi Program di Lembaga Pendidikan Terkemuka

Kemitraan strategis ini akan diimplementasikan di beberapa institusi pendidikan kelautan dan perikanan terkemuka di Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, serta Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kapasitas dan rekam jejak mereka dalam menghasilkan lulusan berkualitas.

Melalui kolaborasi ini, KKP berharap dapat membina kemitraan yang harmonis untuk meningkatkan kualitas SDM kelautan dan perikanan Indonesia secara berkesinambungan. Peningkatan kualitas ini mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang sesuai dengan standar internasional.

Inisiatif ini juga diharapkan dapat mendukung program prioritas nasional Indonesia dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Dengan SDM yang lebih berkualitas, potensi sumber daya maritim Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal. Pada saat yang sama, program ini turut memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor perikanan Jepang, menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi