Gugur di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda dan Berhak Dimakamkan di TMP

Prajurit yang bertugas di Brigif 25/Siwah Aceh tersebut meninggal dunia pada Minggu (29/3) waktu setempat.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Gugur di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda dan Berhak Dimakamkan di TMP
Duka menyelimuti Indonesia setelah Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon, gugur akibat serangan artileri. Peristiwa ini menyoroti risiko tinggi dalam menjaga perdamaian dunia. (AntaraNews)

Prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian di Lebanon. Prajurit yang bertugas di Brigif 25/Siwah Aceh tersebut meninggal dunia pada Minggu (29/3) waktu setempat.

Gugurnya Praka Farizal di Lebanon menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Brigif 25/Siwah, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Pengorbanannya dalam menjalankan misi perdamaian internasional menjadi bentuk dedikasi tinggi seorang prajurit dalam mengemban tugas negara.

Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Inf Dimar Bahtera, mengatakan Praka Farizal akan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB). Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengorbanannya.

"Yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB. Dari pangkat Praka menjadi Kopral Dua, Kopda," kata Dimar, Kamis (2/4).

Pemberian kenaikan pangkat luar biasa ini menjadi simbol penghargaan negara kepada almarhum yang telah gugur dalam menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari pasukan perdamaian.

Berhak Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Selain kenaikan pangkat, Praka Farizal juga mendapatkan hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP). Menurut Dimar, hal tersebut merupakan bentuk penghormatan negara atas pengabdian dan pengorbanan almarhum.

Dimar menjelaskan, hak pemakaman di TMP diberikan sebagai wujud penghargaan tertinggi kepada prajurit yang gugur saat bertugas.

"Yang bersangkutan berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Rencananya di Taman Makam Pahlawan Giripeni," tutur Dimar.

Dimar menilai, penghormatan yang diberikan kepada Praka Farizal tidak hanya sebagai bentuk penghargaan negara, tetapi juga diharapkan menjadi teladan dan motivasi bagi keluarga serta masyarakat.

Menurutnya, pengabdian dan pengorbanan almarhum dapat menjadi contoh nyata tentang semangat patriotisme, loyalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas negara.

Rekomendasi