Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) tengah mengupayakan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebet. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mengingat tingginya angka kunjungan pasien setiap harinya. Rencana perluasan ini menjadi prioritas utama untuk menjawab kebutuhan fasilitas kesehatan yang memadai di wilayah Jakarta Selatan.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, mengungkapkan bahwa kondisi lahan RSUD Tebet saat ini sangat terbatas, yakni hanya sekitar 1.000 meter persegi. Keterbatasan ini menjadi kendala serius dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, terutama dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat. Oleh karena itu, perluasan menjadi solusi krusial untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Kunjungan Wali Kota ke RSUD Tebet pada Selasa (17/3) lalu menjadi peninjauan langsung terhadap kondisi fasilitas. Ia berharap hasil peninjauan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pimpinan tertinggi, termasuk Gubernur DKI Jakarta, untuk merealisasikan rencana perluasan. Hal ini penting demi kenyamanan dan kualitas perawatan bagi seluruh pasien.
Advertisement
Advertisement
Tantangan Keterbatasan Lahan dan Lonjakan Pasien
RSUD Tebet menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan lahan yang hanya sekitar 1.000 meter persegi. Luas area yang sempit ini tidak sebanding dengan volume pasien yang berobat setiap hari, sehingga menimbulkan kepadatan dan mengurangi kenyamanan. Situasi ini memerlukan solusi cepat dan tepat untuk memastikan fasilitas dapat menampung kebutuhan kesehatan masyarakat.
Setiap harinya, RSUD Tebet melayani sekitar 400 hingga 500 kunjungan pasien rawat jalan. Angka ini belum termasuk pasien yang memerlukan rawat inap, menunjukkan beban pelayanan yang sangat tinggi. Kondisi ini secara langsung mempengaruhi kualitas layanan dan kenyamanan pasien yang membutuhkan perhatian medis.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menegaskan bahwa situasi saat ini sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan. “Terkait hal-hal yang perlu dibenahi, pertama adalah kebutuhan ruangan. Kedua, kondisi lahan di sini juga cukup sempit, hanya sekitar 1.000 meter persegi (m2), sementara jumlah orang yang berobat sangat banyak,” ujarnya saat meninjau RSUD Tebet Jakarta.
Advertisement
Advertisement
Prioritas Kesehatan dan Harapan Renovasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah memprioritaskan sektor kesehatan sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, rencana perluasan RSUD Tebet diharapkan mendapat dukungan penuh untuk segera direalisasikan. Prioritas ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.
Kepala RSUD Tebet, Juliet Pieter, menyambut baik kunjungan Wali Kota Jakarta Selatan dan menyampaikan secara langsung kebutuhan mendesak akan ruang tambahan. Ia mengakui bahwa mencari lahan tambahan atau melakukan relokasi di wilayah Tebet saat ini cukup sulit. Oleh karena itu, renovasi besar menjadi opsi yang paling memungkinkan.
Juliet Pieter memohon agar aspirasinya dapat disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar RSUD Tebet diberikan kesempatan untuk melakukan renovasi besar. “Tujuannya adalah agar pasien dapat merasa lebih nyaman saat menunggu maupun saat menjalani perawatan,” ungkapnya, menekankan pentingnya kenyamanan pasien selama proses pengobatan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews