Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). (AFP/ Bay Ismoyo)
Foto udara memperlihatkan deretan kendaraan yang terjebak kemacetan di Gerbang Tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026), seiring meningkatnya pergerakan masyarakat menuju kampung halaman untuk menyambut Idul Fitri.
Untuk mengurai kepadatan, PT Jasamarga Transjawa Tol mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah lokal dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Tol Pejagan–Pemalang. Kebijakan tersebut diberlakukan pada Selasa (17/3) pukul 15.18 WIB berdasarkan diskresi Kepolisian, sebagai respons terhadap tingginya volume kendaraan yang bergerak ke arah timur.
Penerapan sistem satu arah ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi yang melibatkan Jasa Marga Group, Kepolisian, serta Kementerian Perhubungan. Upaya tersebut difokuskan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mengurangi potensi kepadatan yang lebih parah, terutama menjelang puncak arus mudik.
Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Foto udara ini menunjukkan kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Petugas jalan tol menangani kecelakaan kendaraan pemudik di dekat gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo
Kendaraan yang terjebak kemacetan di gerbang tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026). AFP/ Bay Ismoyo