Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya. Mereka memfasilitasi program mudik gratis bagi warga dan mahasiswa perantau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Inisiatif ini bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Program Mudik Gratis Muba ini menyediakan berbagai moda transportasi untuk mengangkut pemudik dari perantauan di Pulau Jawa menuju Sekayu. Sebanyak tujuh unit bus dan dua unit speed boat disiapkan untuk kelancaran perjalanan. Ratusan peserta telah terdaftar dan siap diberangkatkan dalam beberapa gelombang.
Kepala Dinas Perhubungan Muba, M. Hatta, menjelaskan bahwa prioritas diberikan kepada mahasiswa yang memiliki KTP Musi Banyuasin. Selain transportasi, para pemudik juga mendapatkan fasilitas makan sahur dan berbuka puasa gratis selama perjalanan panjang. Ini tentu sangat membantu di bulan Ramadhan.
Advertisement
Advertisement
Rute dan Jumlah Penumpang Mudik Bus
Dinas Perhubungan Muba telah menyiapkan tujuh unit bus untuk mengangkut para peserta mudik dari sejumlah kota di Pulau Jawa menuju Sekayu. Total penumpang yang akan diberangkatkan melalui jalur darat ini mencapai 283 orang, dengan prioritas mahasiswa yang memiliki KTP Musi Banyuasin. Proses keberangkatan diatur secara cermat untuk memastikan kenyamanan semua pemudik.
Empat unit bus diberangkatkan dari rute Yogyakarta–Lampung–Sekayu pada pukul 07.30 WIB. Rute ini mengangkut sekitar 166 orang penumpang yang antusias untuk kembali ke Muba. Perjalanan panjang ini akan ditempuh dengan fasilitas yang memadai, termasuk makan sahur dan berbuka puasa gratis.
Sementara itu, tiga bus lainnya berangkat dari rute Bandung–Jakarta–Sekayu pada pukul 12.00 WIB. Rute kedua ini membawa sekitar 117 orang penumpang yang juga merupakan warga dan mahasiswa asal Muba. Semua bus dipastikan dalam kondisi prima sebelum keberangkatan, demi keselamatan para pemudik.
Advertisement
Advertisement
Fasilitas Tambahan dan Jalur Air
Selain transportasi darat, Pemkab Muba juga menyediakan fasilitas pendukung lainnya untuk kenyamanan pemudik. Mengingat perjalanan mudik dilakukan selama bulan Ramadhan, penumpang difasilitasi makan sahur dan berbuka puasa secara gratis selama perjalanan. Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk meringankan beban pemudik.
Tidak hanya bus, Pemkab Muba juga menyiapkan dua unit speed boat untuk mengangkut mahasiswa yang akan pulang ke wilayah Kecamatan Lalan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjangkau daerah-daerah yang mungkin sulit diakses melalui jalur darat. Kapasitas speed boat ini sekitar 80 penumpang.
Keberangkatan speed boat dijadwalkan pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB dari Asrama Haji Palembang menuju Dermaga PU. Dengan adanya fasilitas jalur air ini, diharapkan lebih banyak mahasiswa dapat merasakan kemudahan pulang kampung. Program ini mencerminkan upaya menyeluruh Pemkab Muba dalam melayani warganya.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemkab Muba untuk Warga
Bupati Musi Banyuasin, M. Toha Tohet, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah. Ini adalah upaya nyata untuk membantu mahasiswa dan warga Muba di perantauan. Tujuannya agar mereka dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
“Ini adalah salah satu upaya kami membantu mahasiswa dan warga Muba yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Kami ingin memastikan mereka dapat pulang dengan aman dan nyaman,” kata Bupati M. Toha Tohet. Beliau menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Program Mudik Gratis Muba ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi para perantau. Ini sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan warganya. Inisiatif ini menjadi agenda rutin yang dinantikan setiap tahunnya untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews