Heboh Menu MBG Lele Mentah, Operasional SPPG Pamekasan Pademawu Dihentikan Sementara

Penghentian ini dilaksanakan sebagai langkah tindak lanjut untuk mengevaluasi dan memperbaiki proses pengolahan serta penyajian makanan.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Heboh Menu MBG Lele Mentah, Operasional SPPG Pamekasan Pademawu Dihentikan Sementara
Dapur Kebayunan mitra mandiri Badan Gizi Nasional (BGN) mampu memproduksi 16.203 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari. (merdeka.com/Arie Basuki) (© 2026 Liputan6.com)

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, telah dihentikan sementara menyusul laporan mengenai ketidaksesuaian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa, berupa lele yang masih dalam keadaan mentah. Kejadian ini mengakibatkan penolakan dari pihak sekolah terhadap makanan yang didistribusikan.

Menanggapi laporan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peninjauan. "Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan," ungkap Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro di Jakarta, Rabu (11/3).

Dony menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan langkah tindak lanjut untuk evaluasi dan perbaikan dalam proses pengolahan serta penyajian makanan. Selama masa penghentian, pihak terkait akan melakukan pembinaan dan perbaikan sistem operasional.

"Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa," tambahnya.

Sebelumnya, viral video yang menunjukkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan pada Senin (9/3) menjadi perhatian publik. Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu tersebut dipertimbangkan dari segi gizi dan ketahanan pangan.

"Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," jelas Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani total 3.329 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

Rekomendasi