UNM Alokasikan Rp43 Miliar untuk Percepat Riset dan Publikasi Internasional, Dorong Kualitas Akademik

Universitas Negeri Makassar (UNM) mengalokasikan Rp43 miliar untuk riset dan publikasi internasional, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
UNM Alokasikan Rp43 Miliar untuk Percepat Riset dan Publikasi Internasional, Dorong Kualitas Akademik
Universitas Negeri Makassar (UNM) mengalokasikan Rp43 miliar untuk riset dan publikasi internasional, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing global. (AntaraNews)

Universitas Negeri Makassar (UNM) mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp43 miliar pada tahun 2026. Dana ini secara spesifik ditujukan untuk mendukung riset, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi internasional bereputasi. Keputusan ini merupakan langkah strategis UNM dalam mempercepat pencapaian akademik.

Pelaksana tugas (Plt) Rektor UNM, Prof Dr Farida Patittingi, menyatakan bahwa peningkatan anggaran ini mencapai tiga kali lipat dari alokasi sebelumnya. Kenaikan signifikan tersebut menegaskan komitmen kampus. Tujuannya adalah mendorong percepatan riset dan publikasi internasional bereputasi.

Selain itu, insentif publikasi pada jurnal internasional bereputasi juga mengalami peningkatan yang sangat besar, hingga 22 kali lipat. Insentif ini diberikan kepada dosen yang berhasil mempublikasikan artikel di jurnal Top Tier dan terindeks Scopus Q1-Q2. Kebijakan ini diharapkan memotivasi para akademisi.

Peningkatan Insentif dan Skema Riset Kompetitif

Alokasi insentif yang melonjak drastis ini bertujuan untuk mengapresiasi kerja keras dosen. Proses pengajuan insentif dilakukan melalui aplikasi khusus. Kemudian, berkas akan di-review oleh penilai yang memiliki pemahaman kuat di bidang publikasi ilmiah.

Para penilai ini ditetapkan melalui Keputusan Rektor, menjamin objektivitas dan kualitas penilaian. Hal ini penting untuk menjaga integritas akademik. Dengan demikian, kualitas publikasi yang dihasilkan tetap terjamin mutunya.

Sistem riset di UNM difokuskan pada skema kompetisi yang beragam. Skema tersebut mencakup riset kolaborasi internasional dan percepatan guru besar. Selain itu, ada juga penelitian dasar serta penelitian terapan yang menjadi prioritas.

Skema kompetisi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas luaran riset secara signifikan. Tujuannya adalah memperluas jejaring global UNM. Pada akhirnya, ini akan mempercepat capaian jabatan akademik para dosen.

Transparansi Keuangan Melalui Sistem SAKU Digital

Dalam upaya meningkatkan tata kelola, Plt Rektor UNM secara resmi meluncurkan aplikasi SAKU. Aplikasi ini merupakan sistem pengelolaan keuangan berbasis digital. SAKU dapat diakses melalui web sakucore.web.id.

Sistem SAKU memungkinkan proses pengajuan, pencairan, dan pemantauan anggaran dilakukan secara daring. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi. Bendahara Pengeluaran UNM, Asmar, menjelaskan fitur notifikasi otomatis SAKU.

Fitur notifikasi otomatis SAKU memungkinkan setiap pengguna mengetahui posisi berkas secara real time. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi miskomunikasi. Selain itu, persepsi keterlambatan pencairan dana di tingkat fakultas dan unit kerja dapat dihindari.

Meskipun telah berbasis digital, dokumen fisik tetap menjadi bagian penting dalam proses administrasi. Ini berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban resmi. Digitalisasi ini tidak menggantikan prosedur, melainkan mempercepat dan menertibkan alur layanan keuangan.

Komitmen UNM Menuju Perguruan Tinggi Modern

Kebijakan peningkatan alokasi dana untuk riset dan publikasi internasional ini menunjukkan komitmen nyata UNM. Universitas ini bertekad menjadi perguruan tinggi yang modern. Selain itu, UNM juga ingin menjadi institusi yang transparan.

Dengan langkah-langkah strategis ini, UNM berupaya meningkatkan daya saingnya di kancah nasional maupun internasional. Peningkatan kualitas riset dan publikasi menjadi indikator penting. Ini mencerminkan kemajuan akademik suatu institusi.

Penerapan sistem keuangan digital SAKU juga menjadi bukti inovasi UNM. Ini menunjukkan adaptasi terhadap tuntutan era digital. Transparansi dan efisiensi menjadi kunci dalam pengelolaan dana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi