Kerja Bakti Sorong Bersih: Pemkot dan Alumni Manokwari Dukung Prioritas Nasional Presiden Prabowo

Pemerintah Kota Sorong bersama Alumni Manokwari dan TNI-Polri menggelar kerja bakti untuk mewujudkan Kota Sorong Bersih, mendukung program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kerja Bakti Sorong Bersih: Pemkot dan Alumni Manokwari Dukung Prioritas Nasional Presiden Prabowo
Pemerintah Kota Sorong bersama Alumni Manokwari dan TNI-Polri menggelar kerja bakti untuk mewujudkan Kota Sorong Bersih, mendukung program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, bersama dengan Alumni Mahasiswa Manokwari serta unsur TNI-Polri, berkolaborasi dalam sebuah aksi kerja bakti membersihkan lingkungan Distrik Malaimsimsa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, sebagai upaya nyata menjaga kebersihan kota. Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan kuat terhadap program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah di seluruh wilayah Indonesia.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan agenda nasional yang menempatkan kebersihan lingkungan sebagai prioritas utama bagi seluruh kepala daerah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat setempat. Aksi ini juga menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan wilayah bebas dari sampah.

Melalui kerja bakti ini, Pemerintah Kota Sorong menargetkan untuk menjadikan Sorong sebagai kota terbersih di wilayah Papua Barat. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat dan instansi diharapkan mampu mencapai tujuan tersebut. Upaya kolektif ini tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kerja Bakti Sorong Bersih

Pemerintah Kota Sorong menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menggandeng berbagai pihak. Kolaborasi ini melibatkan Alumni Mahasiswa Manokwari dan unsur TNI-Polri dalam aksi kerja bakti yang berlangsung di Distrik Malaimsimsa. Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menekankan bahwa kegiatan ini adalah implementasi dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto di bidang kebersihan.

Lobat menambahkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh kepala daerah di Indonesia. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, alumni, serta aparat keamanan, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih asri. Upaya ini juga menjadi bukti nyata bahwa semua pihak memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Wali Kota Septinus Lobat secara khusus menyampaikan harapannya agar Kota Sorong dapat menjadi kota terbersih di Papua Barat. Ia menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan. Tanggung jawab bersama ini menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut, mengingat Sorong memiliki peran strategis sebagai pintu masuk Papua dari wilayah barat Indonesia.

Transformasi Pengelolaan Sampah Menuju 3R di Sorong

Ketua Alumni Manokwari, Natalsen Basna, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengelolaan sampah yang komprehensif di Kota Sorong. Ia menggarisbawahi pentingnya transisi dari pola konvensional “kumpul, angkut, buang” menuju pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Pendekatan ini dinilai lebih ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

Basna mengajak masyarakat untuk memulai pengelolaan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Pemilahan sampah organik, non-organik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sebelum dibuang menjadi langkah krusial. Dengan memilah sampah sejak awal, proses daur ulang dan pemanfaatan kembali dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Hanya sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi yang seharusnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dikelola melalui berbagai inovasi, seperti bank sampah atau proses daur ulang. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Inovasi dan Pemanfaatan Sampah untuk Energi Alternatif

Selain pemilahan dan daur ulang, Alumni Manokwari juga mendorong pemanfaatan sampah di TPA menjadi energi alternatif. Salah satu contoh yang diusulkan adalah produksi gas untuk kebutuhan memasak masyarakat sekitar TPA. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi sampah dan memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi pembuangan.

Natalsen Basna menyoroti peran strategis Kota Sorong sebagai pintu masuk Papua dari wilayah barat Indonesia. Kebersihan kota menjadi cerminan wajah Papua, sehingga tanggung jawab ini harus diemban bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Kondisi kota yang bersih akan memberikan kesan positif bagi para pendatang dan wisatawan.

Aksi kerja bakti ini juga bertepatan dengan momen penting, yaitu peringatan Hari Sampah Nasional 2026 dan menjelang Hari Ulang Tahun Ke-26 Kota Sorong pada 28 Februari 2026. Basna berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat. Tujuannya adalah untuk mewujudkan Kota Sorong yang bersih, sehat, dan membanggakan di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi