Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berhasil mengevakuasi tiga pendaki perempuan pada Selasa (17/2). Ketiganya dikepung kawanan monyet saat menuruni Gunung Budeg. Insiden ini terjadi setelah para pendaki membuka makanan ringan di jalur pendakian.
Tiga pendaki yang masih berstatus pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Tulungagung tersebut dilaporkan panik. Mereka khawatir diserang oleh kawanan monyet yang mendekat dan mengitari mereka. Kejadian ini bermula saat perjalanan turun dari puncak gunung yang telah mereka capai sejak pagi.
Merespons laporan darurat, tim DPKP Tulungagung segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan berhasil mengeluarkan para pendaki dari kepungan monyet. Mereka dievakuasi dalam kondisi selamat, meski mengalami syok dan luka lecet ringan.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Kepungan Monyet di Gunung Budeg
Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi DPKP Tulungagung, Iwan Supriyono, menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa tiga pendaki tersebut. Para pendaki telah berhasil mencapai puncak Gunung Budeg dan sedang dalam perjalanan turun. Saat itulah insiden tak terduga ini terjadi di tengah jalur pendakian.
Peristiwa bermula ketika salah satu pendaki membuka makanan ringan di tengah perjalanan turun. Bau makanan tersebut diduga kuat menarik perhatian kawanan monyet liar yang menghuni area Gunung Budeg. Kawanan monyet kemudian mendekat dan mulai mengerubungi ketiga pendaki tersebut.
Meskipun makanan telah diberikan, kawanan monyet tidak segera menjauh dari para pendaki. Hal ini menyebabkan ketiga pendaki merasa sangat panik dan khawatir akan diserang oleh hewan-hewan tersebut. Situasi ini memaksa salah satu pendaki untuk segera menghubungi petugas Damkar guna meminta bantuan evakuasi.
Advertisement
Advertisement
Respons Cepat Petugas Damkar Tulungagung
Menerima laporan darurat tersebut, tim DPKP Tulungagung langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Gunung Budeg. Petugas menyiapkan berbagai langkah pengamanan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Mereka bahkan membawa petasan sebagai alat untuk menghalau monyet jika diperlukan selama proses evakuasi.
Namun, saat tim evakuasi tiba di lokasi, kawanan monyet dilaporkan mulai menjauh dari area pendaki. Hal ini sedikit meringankan proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas DPKP. Petugas kemudian mengawal ketiga pendaki perempuan tersebut hingga mereka benar-benar keluar dari area gunung yang rawan.
Proses evakuasi secara keseluruhan berlangsung cukup singkat, yakni sekitar 30 menit. Ketiga pendaki berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan hanya mengalami syok ringan serta luka lecet. Kecepatan respons petugas Damkar menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan ini.
Advertisement
Advertisement
Imbauan Keselamatan untuk Pendaki Gunung Budeg
Menyikapi insiden ini, Iwan Supriyono mengimbau seluruh pendaki untuk selalu berhati-hati saat berada di habitat satwa liar. Ia secara khusus menekankan pentingnya untuk tidak membawa atau membuka makanan di area tersebut. Tindakan ini dapat memicu interaksi yang tidak diinginkan dengan hewan liar seperti monyet.
Gunung Budeg sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian yang populer di Tulungagung. Banyak pelajar dan wisatawan lokal kerap mengunjungi gunung ini untuk aktivitas mendaki. Oleh karena itu, kesadaran akan keselamatan dan etika di alam sangatlah penting bagi setiap pengunjung.
Pihak berwenang berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Edukasi mengenai interaksi dengan satwa liar dan persiapan pendakian yang matang menjadi krusial. Ini demi memastikan pengalaman mendaki yang aman dan menyenangkan bagi semua pengunjung Gunung Budeg.
Advertisement
Sumber: AntaraNews