Perempuan Inisial S Ditangkap Usai Lakukan Percobaan Perampokan Emas Makassar Senilai Rp2 Miliar

Seorang perempuan berinisial S ditangkap polisi setelah melancarkan percobaan perampokan emas Makassar di sebuah toko di Jalan Somba Opu, Makassar, dengan modus pembakaran, mengakibatkan kerugian ditaksir hingga Rp2 miliar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Perempuan Inisial S Ditangkap Usai Lakukan Percobaan Perampokan Emas Makassar Senilai Rp2 Miliar
Seorang perempuan berinisial S ditangkap polisi setelah melancarkan percobaan perampokan emas Makassar di sebuah toko di Jalan Somba Opu, Makassar, dengan modus pembakaran, mengakibatkan kerugian ditaksir hingga Rp2 miliar. (AntaraNews)

Seorang perempuan berinisial S berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian setelah melakukan percobaan perampokan di toko emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (12/2). Aksi nekat ini tidak hanya berupa perampokan, tetapi juga melibatkan upaya pembakaran toko yang menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian. Pelaku, yang berusia di atas 40 tahun, kini telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa pelaku datang ke toko sekitar pukul 13.30 WITA dengan berpura-pura sebagai pembeli yang ingin melihat beberapa jenis perhiasan emas. Setelah emas terkumpul dalam satu wadah, pelaku kemudian mencoba mengambilnya dengan modus yang telah direncanakan secara matang. Motif di balik percobaan perampokan emas Makassar ini diduga karena pelaku terlilit utang, mendorongnya untuk melakukan tindakan kriminal tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa perhiasan emas berbagai jenis yang disimpan dalam kantong plastik bening. Total kerugian yang dialami pihak toko diperkirakan mencapai kurang lebih Rp2 miliar, meskipun jumlah pasti masih dalam perhitungan karena beragamnya jenis dan berat emas yang dicuri. Penangkapan ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam menindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Modus Operandi dan Aksi Nekat Pelaku

Aksi percobaan perampokan emas Makassar ini terbilang nekat dan telah direncanakan dengan matang oleh pelaku berinisial S. Menurut keterangan Kapolrestabes Makassar, pelaku awalnya datang ke toko emas Logam Mulia dengan dalih ingin membeli perhiasan. Ia meminta pegawai toko untuk mengumpulkan beberapa jenis emas dalam satu wadah, seolah-olah akan mengirimkan fotonya kepada suaminya.

Namun, niat jahat pelaku terungkap ketika ia mulai menyiramkan bensin yang sudah disiapkan dalam botol air mineral ke etalase toko. Pelaku kemudian membakar bensin tersebut, menciptakan api yang sontak membuat panik para pegawai dan pengunjung toko. Dalam kekacauan tersebut, pelaku berniat membawa kabur emas yang sudah terkumpul, memanfaatkan kepanikan yang terjadi.

Seorang saksi mata bernama Awal, seorang pedagang emas timbangan, menceritakan bahwa ia melihat seorang ibu datang seperti pembeli dan meminta banyak jenis emas. Ia menduga pelaku langsung menyalakan bensin di atas meja, yang kemudian menyebabkan api menjalar. Modus pembakaran ini dirancang untuk mengalihkan perhatian dan memudahkan pelaku dalam melancarkan aksi perampokannya.

Penangkapan dan Latar Belakang Motif

Sayangnya, aksi percobaan perampokan emas Makassar yang dilakukan pelaku S tidak berjalan mulus seperti yang direncanakan. Saat pelaku keluar dari toko dengan membawa hasil curian, warga yang berada di sekitar lokasi segera menyergap dan mengamankannya. Kehadiran banyak orang di lokasi kejadian menjadi faktor kunci yang mencegah pelaku melarikan diri dan bahkan menyelamatkannya dari amukan massa.

Pelaku kemudian dilaporkan ke Polrestabes Makassar dan langsung diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Saat diinterogasi, pelaku mengaku melakukan percobaan pencurian ini karena terlilit utang. Ia bertindak sendirian, tanpa melibatkan teman atau kelompok lain, dengan tujuan tunggal untuk mendapatkan emas.

Identitas pelaku diketahui berasal dari Kabupaten Bantaeng dan lahir di Gowa, serta diduga telah merencanakan perbuatan ini sebelumnya. Motif terlilit utang menjadi pemicu utama di balik tindakan nekatnya, menunjukkan tekanan ekonomi yang mungkin dialaminya. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan detail perencanaan kejahatan ini.

Kerugian dan Proses Hukum Berlanjut

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah perhiasan emas berbagai jenis yang disimpan dalam kantong plastik bening. Barang bukti yang berhasil dikumpulkan setelah aksi percobaan perampokan emas Makassar ini diperkirakan bernilai fantastis. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyebutkan bahwa nilai kerugian awal yang disampaikan pihak toko mencapai kurang lebih Rp2 miliar.

Meskipun demikian, nilai pasti kerugian masih dalam tahap perhitungan karena terdapat berbagai jenis emas dengan berat yang berbeda-beda, seperti 98 gram dan 100 gram. Proses penghitungan ini penting untuk menentukan secara akurat jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat ulah pelaku. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan transparan dan adil.

Saat ini, penyelidikan terkait motif perampokan masih terus dilakukan oleh penyidik Polrestabes Makassar. Pelaku akan diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan bagi para pemilik toko emas dan masyarakat umum terhadap modus kejahatan serupa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi